Parenting merupakan proses mengasuh, menjaga, merawat, dan mendidik anak. Parenting dapat diartikan segala sesuatu yang mencakup apa seharusnya dilakukan oleh orang tua dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab terkadap perkembangan anak. Setiap orang tua, dalam hal ini seorang ibu pasti menginginkan anaknya untuk mencapai kesuksesan, baik di bidang pendidikan, moral, dan karir. Seorang ibu pasti menginginkan anaknya bukan hanya pintar, tapi juga harus mempunyai budi pekerti yang baik, mempunyai nilai-nilai spiritual, mampu mengotrol perilaku dan emosi, mandiri dan percaya diri.

Anak-anak umur 6 – 12 Tahun di Kelurahan Taas Kota Manado tidak terlepas dari penggunaan gadget. Sehingga pengaruh tehnologi informasi membawa perubahan dalam perkembangan anak, dimana anak banyak menerima informasi dan pengajaran dari internet, sehingga memerlukan pendekatan parenting yang sesuai dengan kebutuhan anak.

Kehidupan anak yang dekat dengan penggunaan internet menyebabkan banyak hal yang diadopsi anak melalui interntet yang ditunjukan dalam perilaku sehari-hari, sehingga ibu-ibu kesulitan memahami keinginan anak, kesulitan membantu anak mengelola emosinya, kurang mampu memberikan motivasi, kurang dapat menanamkan nilai-nilai spiritual kepada anak, serta kurang mampu dalam menumbuhkan dan mengelola potensi anak.

ESQ merupakan singkatan dari Emotional Spiritual Quotient, yang berarti kecerdasan emosional dan spiritual. Melalui pelatihan ESQ Parenting, ibu-ibu Kelurahan Taas Kota Manado akan diberikan pengetahuan dan pelatihan tentang bagaimana mengajarkan dan menanamkan nilai-nilai spiritual dan kecerdasan emosional kepada anak, sehingga ibu dapat menumbuhkan dan mengelola potensi anak.

Pelatihan ESQ Parenting akan mengajarkan ibu-ibu untuk dapat memahami kebutuhan emosi anak, bagaimana melakukan pendekatan komunikasi yang lebih baik, sehingga membantu anak cerdas secara emosional dan spiritual.

Berbagai masalah terjadi pada kelompok ibu-ibu di Kelurahan Taas Kecamatan Tikala Kota Manado. Terekam pada beberapa kali wawancara dan diskusi dengan tim yang memberikan gambaran, yang terjadi pada ibu-ibu, yaitu : banyak yang memberikan pengarahan dan pendidikan kepada anak tanpa memahami apa yang menjadi keinginan anak. Terkadang anak sudah marah, tapi ibu-ibu tidak mau mempedulikan dan membiarkan anak marah-marah tanpa mencari tahu apa penyebabnya. Malahan ada ibu-ibu yang mengeluarkan kata-kata kasar dan tidak sepantasnya didengar oleh anak. Ibu-ibu tidak memberikan arahan dan motivasi kepada anak secara berkelanjutan, tapi hanya pada saat-saat tertentu saja. Banyak anak yang sudah kecanduan gadgedt, tapi dibiarkan oleh ibu-ibu, malahan anak dibiarkan bermain gadged supaya diam. Ibu-ibu tidak mengarahkan spiritual anak, hanya terbatas masuk ibadah dan gereja saja, tapi tidak dilanjutkan pendidikan spiritualnya di rumah. Ibu-ibu juga kurang bisa melihat potensi anak dimana, malah memaksakan kehendak mereka untuk menjadi apa ketika besar nanti.

Pengaruh teknologi informasi juga membawa perubahan dalam perkembangan anak, dimana anak banyak menerima informasi dan pengajaran dari internet, sehingga memerlukan pendekatan parenting dari Ibu yang sesuai dengan kebutuhan anak saat ini.

Selaku Ketua Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Politi Universitas Sam Ratulangi, Dr. Grace Waleleng.,S.Sos.,MSi bersama Tim PKM melaksanakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) pada hari Selasa, 23 September 2025, yaitu Pelatihan Esq Parenting Sebagai Upaya Menanamkan Nilai Spiritual Dan Kecerdasan Emosional Anak Pada Kelompok Ibu-Ibu Di Kelurahan Taas Kota Manado, bekerja sama dengan Pemerintah Kelurahan Taas dan Wanita Kaum Ibu Kelurahan Taas.

Dengan menggunakan metode pelaksanaan wawancara, diskusi dan pelatihan ketrampilan, Dr. Grace Waleleng, S.Sos.,MSi bersama Tim PKM memberikan penjelasan tentang apa itu ESQ Parenting, peran penting seorang ibu dalam mengasuh, merawat, menjaga dan mendidik anak, termasuk dalam hal sosial, mental, intelektual dan spiritual anak, menjelaskan tentang karakter “soft spoken”, dampak negatif anak yang kecanduan gedged serta pentingnya mengelola potensi anak sejak dini
Sosialisasi didampingi oleh Ibu Ketua Wanita Kaum Ibu dan Ibu Ketua Lingkungan I Kelurahan Taas Kecamatan Tikala Kota Manado.

Selesai sosialisasi Tim PKM melanjutkan dengan Pelatihan dan bimbingan ESQ Parenting Sebagai Upaya Menanamkan Nilai Spiritual dan Kecerdasan Emosional Anak pada Kelompok Ibu-Ibu Kelurahan Taas Kota Manado, berkaitan dengan Cara Memahami Keinginan Anak, Cara Membantu Anak Mengelola Emosinya, Cara Memberikan Motivasi Pada Anak, Cara Mengatasi Anak Kecanduan Gadged, Cara Menanamkan Nilai-Nilai Spiritual Pada Anak, Cara Menumbuhkan Dan Mengelola Potensi Anak, dan melakukan Diskusi Kelompok serta Diskusi Rencana Tindak Lanjut.

Kemudian Ibu-Ibu menirukan atau melakukan apa yang diarahkan atau dimodelkan oleh Tim. Ibu-ibu mengemukakan hambatan mempraktekkan ESQ Parenting sebagai upaya untuk Menanamkan Nilai Spiritual dan Kecerdasan Emosional Anak. Selanjutnya Tim menjelaskan perubahan yang telah dicapai setelah mengikuti pelatihan.

Setelah menerima pelatihan, tim PKM melakukan monitoring pada kelompok ibu-ibu di Kelurahan Taas Kota Manado tentang penerapan Esq Parenting Sebagai Upaya Menanamkan Nilai Spiritual Dan Kecerdasan Emosional Anak.

Hasil akhir yang diharapkan adalah kelompok ibu-ibu di Kelurahan Taas Kota Manado dapat menanamkan Nilai Spiritual dan Kecerdasan Emosional Anak, dalam bentuk memahami keinginan anak, membantu anak mengelola emosi, memberikan motivasi pada anak, mengatasi anak agar tidak kecanduan gadged, menanamkan nilai-nilai spiritual pada anak, serta menumbuhkan dan mengelola potensi anak, juga dapat menanamkan anak nilai-nilai spiritual dan kecerdasan emosional sejak kecil, sehingga memiliki karakter yang baik sampai dewasa.