MANADO – Maskapai TransNusa resmi membuka rute penerbangan internasional Taiwan–Manado melalui penerbangan perdana (inaugural flight) bernomor 8B-702 dari Bandar Udara Internasional Taiwan Taoyuan menuju Bandara Internasional Sam Ratulangi.

Pesawat tipe Airbus A320 tersebut menempuh perjalanan selama 3 jam 45 menit dan mengangkut sebanyak 137 penumpang asal Taiwan pada Sabtu (14/2/2026).

Setibanya di Manado pukul 17.10 WITA, pesawat disambut dengan prosesi water salute sebagai tanda dibukanya kembali konektivitas internasional. Penerbangan ini dijadwalkan beroperasi satu kali dalam lima hari.

Kedatangan wisatawan mancanegara tersebut disambut langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf Vinsensius Jemadu, Wali Kota Manado Andrei Angouw, Bupati Minahasa Utara Joune Ganda.

Juga Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Utara Kartika Devi Tanos, General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Sam Ratulangi Manado Radityo Ari Purwoko, Chairman Cocos Tour Indonesia Lentono, Direktur Cocos Indonesia Dino Gobel, serta jajaran Forkopimda Sulawesi Utara.

Prosesi penyambutan ditandai dengan pengalungan kain bentenan kepada para penumpang sebagai bentuk apresiasi dan sambutan hangat kepada wisatawan yang berkunjung ke Bumi Nyiur Melambai.

Penerbangan charter ini difasilitasi oleh Cocos Tour Indonesia yang melihat potensi besar pasar wisatawan Taiwan terhadap destinasi kelas dunia seperti Manado.

Chairman Cocos Tour Indonesia, Lentono, menyampaikan bahwa kehadiran penerbangan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat konektivitas internasional dan mendorong peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara ke Sulawesi Utara.

“Sulut terus mendunia dan memperkokoh posisinya sebagai Hub wisata dan investasi dari asia timur ke Indonesia. Syukurlah di penerbangan awal ini animo wisatawan Taiwan datang ke Manado sangat besar,” ujar Lentono didampingi Direktur Cocos Indonesia Dino Gobel.

Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, menegaskan bahwa sektor pariwisata menjadi motor penggerak utama ekonomi daerah.

Ia menyampaikan fokus pemerintah dalam meningkatkan kunjungan wisatawan serta menitipkan kepada kementerian untuk ikut mempromosikan Sulawesi Utara.

Pemerintah daerah juga disebut telah menyiapkan infrastruktur pendukung guna menunjang pertumbuhan sektor ini.

Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur, Vinsensius Jemadu, dalam sambutannya menyampaikan bahwa gubernur mengemban tugas dari bapak presiden untuk mengembankan pariwisata di Sulut.

“Kami juga mengapresiasi Cocos Tour Indonesia terhadap dibukanaya penerbangan kali ini,” tuturnya.

Sementara itu, Wali Kota Manado Andrei Angouw berharap rute ini dapat dipertahankan secara berkesinambungan.

Pemerintah Kota Manado, lanjutnya, siap menjadi tuan rumah yang baik dalam menyambut turis asal Taiwan terhadap destinasi pariwisata unggulan di Sulawesi Utara, seperti wisata bahari, kuliner, dan budaya.

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Sam Ratulangi Manado, Radityo Ari Purwoko, menyatakan bahwa pembukaan kembali rute internasional ini menjadi momentum penting dalam pengembangan trafik penerbangan internasional.

“Kami menyambut baik dan memberikan apresiasi atas beroperasinya rute Manado – Taipei oleh maskapai TransNusa. Hal ini menjadi langkah strategis dalam memperluas jaringan konektivitas internasional serta memperkuat posisi Bandara Sam Ratulangi sebagai pintu gerbang udara di kawasan Indonesia Timur,” bebernya.

Ia menambahkan, Bandara Sam Ratulangi Manado terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan operasional dengan mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penumpang,.

Serta memperkuat sinergi dengan seluruh stakeholder penerbangan guna mendukung kelancaran operasional penerbangan internasional.

Dibukanya rute ini diharapkan semakin mempererat hubungan pariwisata dan kerja sama antara Taiwan dan Indonesia, khususnya Sulawesi Utara, serta memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata, perhotelan, UMKM, dan industri kreatif. (nando/*)