“Kita juga akan memanfaatkan peran Perhumas sebagai lembaga akreditasi profesi untuk meningkatkan standar praktik kehumasan para anggotanya,” ungkapnya.

Sementara itu, Wagub Sulut, Victor Mailangkay mengungkapkan di era keterbukaan informasi seperti saat ini, peran hubungan masyarakat menjadi sangat strategis.

Arus informasi yang begitu cepat, perkembangan teknologi digital, serta meningkatnya kesadaran publik, menuntut setiap organisasi—baik pemerintah maupun swasta—untuk mampu berkomunikasi secara efektif, transparan, dan bertanggung jawab.

“Disinilah Perhumas memiliki posisi yang sangat penting sebagai wadah profesional yang mendorong praktik kehumasan yang beretika dan berkualitas,” tegas Wagub Victor Mailangkay.

​Pemprov Sulut pun menaruh harapan besar kepada BPC Perhumas Manado sebagai mitra strategis. Melalui sinergi yang kuat, peran humas diharapkan dapat meningkatkan kualitas komunikasi publik, baik dalam hal penyampaian program pembangunan kepada masyarakat, pengelolaan krisis, hingga promosi potensi daerah.​

“Sinergi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, dunia usaha, media, dan komunitas, harus terus diperkuat. Sebagai daerah yang terus berkembang, Provinsi Sulawesi Utara sangat membutuhkan dukungan komunikasi publik yang kuat untuk mempromosikan potensi daerah dan menarik investasi,” tambahnya.

​Wagub juga memberikan penekanan khusus pada isu maraknya berita bohong (hoaks) dan disinformasi. Menurutnya, kehadiran praktisi humas di bawah payung Perhumas diharapkan mampu menjadi agen literasi informasi yang handal, berdiri di barisan depan untuk menghadirkan informasi yang benar dan akurat.​

“Praktisi kehumasan memiliki peran penting untuk menghadirkan informasi yang benar dan menyejukkan, serta mampu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” kuncinya. (nando)