MANADO – Musyawarah Cabang (Muscab) Badan Pengurus Cabang Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia (BPC Perhumas) Manado resmi menetapkan Hery Rumondor sebagai Ketua untuk periode 2026-2029.

Dirinya terpilih secara aklamasi dan ditetapkan langsung oleh Wakil Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Perhumas Bidang Advokasi Legislasi Kehumasan, Alfred Pieter Menayang dalam Muscab yang digelar pada Jumat (27/3/2026) di Hotel Gran Puri Manado.

Turut hadir dalam Muscab kali ini Wakil Gubernur Sulawesi Utara Victor Mailangkay yang diddampingi Kadiskominfo Zainudin Hilimi, Kaban Kesbangpol Johny Suak dan Stafsus Gubernur Bidang Kepemudaan, Fariest Suharyo.

​Kesempatan itu, Hery menyampaikan apresiasi mendalam atas kepercayaan yang diberikan oleh seluruh anggota BPC Perhumas Manado.

Ia menegaskan komitmennya untuk membawa organisasi profesi humas ini ke level yang lebih inovatif.

Hery menjelaskan bahwa di bawah kepemimpinannya, Perhumas Manado tidak hanya akan melanjutkan program-program yang sudah ada, tetapi juga melakukan pembaruan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

​”Kita akan coba memodifikasi dan berkolaborasi dengan stakeholder lainnya sehingga memunculkan program-program yang lebih membumi dan lebih dikenal masyarakat,” ujar Hery.

​Salah satu fokus utamanya adalah merangkul praktisi humas di lingkup Pemerintah Daerah, baik di tingkat Kabupaten maupun Kota.

“Tujuannya adalah untuk memperkuat fungsi kehumasan agar masyarakat bisa mendapatkan informasi yang lebih berimbang dan akurat,” sebutnya.

Menatap masa jabatan tiga tahun ke depan, Hery telah menyiapkan langkah-langkah strategis bagi internal organisasi, di antaranya konsolidasi keanggotaan, dimana soliditas antar anggota merupakan fondasi utama organisasi.

“Kita juga akan memanfaatkan peran Perhumas sebagai lembaga akreditasi profesi untuk meningkatkan standar praktik kehumasan para anggotanya,” ungkapnya.

Sementara itu, Wagub Sulut, Victor Mailangkay mengungkapkan di era keterbukaan informasi seperti saat ini, peran hubungan masyarakat menjadi sangat strategis.

Arus informasi yang begitu cepat, perkembangan teknologi digital, serta meningkatnya kesadaran publik, menuntut setiap organisasi—baik pemerintah maupun swasta—untuk mampu berkomunikasi secara efektif, transparan, dan bertanggung jawab.

“Disinilah Perhumas memiliki posisi yang sangat penting sebagai wadah profesional yang mendorong praktik kehumasan yang beretika dan berkualitas,” tegas Wagub Victor Mailangkay.

​Pemprov Sulut pun menaruh harapan besar kepada BPC Perhumas Manado sebagai mitra strategis. Melalui sinergi yang kuat, peran humas diharapkan dapat meningkatkan kualitas komunikasi publik, baik dalam hal penyampaian program pembangunan kepada masyarakat, pengelolaan krisis, hingga promosi potensi daerah.​

“Sinergi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, dunia usaha, media, dan komunitas, harus terus diperkuat. Sebagai daerah yang terus berkembang, Provinsi Sulawesi Utara sangat membutuhkan dukungan komunikasi publik yang kuat untuk mempromosikan potensi daerah dan menarik investasi,” tambahnya.

​Wagub juga memberikan penekanan khusus pada isu maraknya berita bohong (hoaks) dan disinformasi. Menurutnya, kehadiran praktisi humas di bawah payung Perhumas diharapkan mampu menjadi agen literasi informasi yang handal, berdiri di barisan depan untuk menghadirkan informasi yang benar dan akurat.​

“Praktisi kehumasan memiliki peran penting untuk menghadirkan informasi yang benar dan menyejukkan, serta mampu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” kuncinya. (nando)