MITRA – Dalam semangat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Manado melaksanakan Gebyar Gerakan Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Desa Buku, Kecamatan Belang, Kabupaten Minahasa Tenggara, Kamis (27/8/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Hukum Tua, perangkat desa, serta masyarakat pekerja dari Desa Buku, Desa Buku Selatan, Desa Buku Tenggara, dan Desa Buku Tengah.

Kehadiran berbagai unsur masyarakat ini menunjukkan dukungan dan sinergi bersama dalam mendorong peningkatan kesadaran akan pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya bagi Pekerja Bukan Penerima Upah (BPU) yang bekerja secara mandiri di sektor informal.

Kegiatan Gebyar Gerakan Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan tersebut dibuka secara resmi oleh Camat Belang, Raymond Sumual, S.Teol., M.Si.

Dalam sambutannya, Raymond menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan yang dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya perlindungan bagi para pekerja.

“Kami menyambut baik kegiatan Gebyar Gerakan Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan ini. Perlindungan bagi pekerja merupakan hal yang penting, terlebih bagi masyarakat yang bekerja secara mandiri dan menghadapi berbagai risiko dalam pekerjaannya. Kami berharap melalui kegiatan ini masyarakat semakin memahami manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan dan terdorong untuk menjadi peserta,” ujar Raymond.

Ia juga berharap sinergi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan BPJS Ketenagakerjaan dapat terus diperkuat sehingga semakin banyak masyarakat pekerja di Kecamatan Belang yang mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Pekerja BPU, seperti petani, nelayan, pedagang, pelaku UMKM, tukang, sopir, pekerja jasa, dan berbagai profesi mandiri lainnya, juga menghadapi berbagai risiko dalam menjalankan aktivitas pekerjaannya.

Oleh karena itu, perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan menjadi penting sebagai bentuk perlindungan ketika pekerja menghadapi risiko sosial maupun risiko yang berkaitan dengan pekerjaan.

Melalui kegiatan ini, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Manado memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat bahwa perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan tidak hanya diperuntukkan bagi pekerja formal, tetapi juga dapat diikuti oleh pekerja sektor informal dan pekerja mandiri.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Manado, Juwenly Jona Librata Soselisa, mengatakan bahwa momentum peringatan kemerdekaan menjadi kesempatan untuk memperkuat kepedulian terhadap perlindungan para pekerja.

“Kemerdekaan bukan hanya tentang terbebas dari penjajahan, tetapi juga tentang bagaimana masyarakat dapat menjalani kehidupan dengan aman, produktif, dan sejahtera. Salah satu bentuknya adalah memastikan para pekerja mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan,” ujar Juwenly.