Hari Pertama Gelaran Tomohon Jazz Festival 2026. (FOTO: Istimewa)

TOMOHON– Hari pertama Tomohon Jazz Festival 2026 sukses digelar di Metland Marron Hotel – Taman Kelong, Tomohon, Sulawesi Utara. Festival ini menjadi bagian dari rangkaian grand opening hotel, yang diresmikan melalui penandatanganan oleh Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn.) Yulian Selvanus, S.E., dan dimeriahkan pertunjukan kembang api di langit malam Tomohon.

Diinisiasi oleh Metland Marron Hotel Tomohon, festival ini menghadirkan ruang musik, seni, dan suasana picnic festival yang santai.

Dari Kahitna hingga Indonesia Raya Bersama Kolintang

Kemeriahan hari pertama dihidupkan oleh deretan musisi lokal hingga nasional, mulai dari Kahitna, Kunto Aji, LS Band, Idgitaf, Wizz Baker, Donfree, hingga Kaban.

Selain penampilan para musisi, ada momen berkesan lainnya ketika penonton diajak bersama-sama menyanyikan Indonesia Raya dengan iringan Kolintang Nada Tunggal Tang Ting Tong. Berlatar lanskap Gunung Lokon, udara sejuk Taman Kelong, serta sentuhan tradisi Minahasa, penonton dimanjakan sejak sore hingga tengah malam.

Seni Visual yang Merefleksikan Tomohon

Suasana festival semakin hidup dengan hadirnya artistic area yang dihiasi karya commissioned artist Djayanti Aprilia. Begitu memasuki area festival, pengunjung langsung disambut rangkaian seni visual yang merefleksikan keindahan identitas Kota Tomohon.

Titik Tumbuh: Seni, Tawa, dan Kepedulian pada Alam

Pengalaman festival kian lengkap melalui area Titik Tumbuh yang dihadirkan Yayasan Masarang, sebuah ruang aktivasi kolaboratif bagi pengunjung. Di sini, seni menjadi ruang untuk bercerita, berefleksi, dan menumbuhkan kepedulian terhadap alam dengan cara yang menyenangkan.

Salah satunya adalah Warna Warga, sebuah bidang besar bergambar Tomohon, gunung, danau, kebun bunga, dan pohon aren, tempat pengunjung diajak menuangkan cat dan mengekspresikan kreativitas mereka. Tersedia pula ruang Kumpul Bocah yang mendukung konsep family friendly dan kids friendly, serta ruang Jeda Tawa yang menghadirkan gelak tawa lewat penampilan Oscar Leohang dan Farhan Jusuf.

Penonton Kompak Jaga Kebersihan
Seluruh rangkaian acara hari pertama semakin berkesan berkat kesadaran dan komitmen penonton dalam menjaga kebersihan area festival. Budaya positif ini diperkuat oleh program Less Waste Festival dari Yayasan Masarang, yang berjalan baik karena penonton secara bijak memilah dan membuang sampah pada tempatnya. Berkat program ini, kawasan festival tetap asri dan nyaman hingga penghujung malam pertama. (Redaksi)