MANADO – Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Utara bersama Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) memberikan apresiasi kepada perangkat daerah dan kecamatan dengan capaian penghimpunan pajak dan retribusi tertinggi melalui kanal digital.
Penyerahan insentif ini dirangkaikan dengan High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) pada 4 November 2026.
Dengan dukungan sinergi bersama Bank Indonesia, apresiasi pada kategori SKPD diberikan kepada RSUD Mitra Sehat.
Pada kategori kecamatan, penghargaan diberikan kepada Kecamatan Ratahan dan Kecamatan Silian Raya.
Forum bertema “Tata Kelola Pajak dan Retribusi Daerah yang Efektif, Transparan, dan Akuntabel” itu dipimpin Bupati Minahasa Tenggara Ronald Kandoli.
Hadir pula Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara Joko Supratikto, Sekretaris Daerah David H. Lalandos, A.P., M.M., Asisten III Setda Ir. Elly Sangian, M.E., dan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Halens R. Ole, S.E., MSA, Ak.
Pemberian apresiasi tersebut menegaskan bahwa keberhasilan digitalisasi membutuhkan kolaborasi dan inovasi hingga ke tingkat pelaksana layanan publik.
Dalam kesempatan itu, Ronald mengapresiasi sinergi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara dalam mendorong Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).
Ia juga menginstruksikan perluasan pembayaran nontunai melalui QRIS, e-commerce, dan internet banking pada sektor retribusi pasar, parkir, dan perizinan.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Minahasa Tenggara bersama Bank Indonesia berkomitmen terus memperkuat sinergi dalam mengoptimalkan transaksi nontunai, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Serta mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang semakin transparan, efisien, dan akuntabel demi peningkatan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat. (nando/*)
