ONDONG – Hujan dengan intensitas sedang masih mengguyur bumi Karangetang (Pulau Siau), tiga hari terakhir. Ancaman bencana alam masih menghantui warga.
Salah satunya adalah ancaman banjir lahar dingin material Gunung Karangetang mengusik ketenangan warga yang berdomisili di kawasan Kali Batuawang Kelurahan Bebali Kecamatan Siau Timur dan sejumlah kali di wilayah Kecamatan Siau Barat Utara.
Sontak saja, kondisi ini mendapat perhatian pemerintah daerah. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sitaro Joickson Sagune, menghimbau warga tetap tanggap akan bencana. Sebab, ancaman banjir lahar dingin masih berpeluang terjadi dengan kondisi penghujan saat ini.
“Warga harus tanggap akan bencana banjir lahar dingin dengan melihat kondisi alam. Himbauan ini untuk mengantisipasi tidak terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” ucapnya, Kamis (24/02/2022).
Joickson mengingatkan, apabila hujan turun seharian, warga harus waspada. Bahkan, jika merasa tidak nyaman perlu menginap pada sanak keluarga di lokasi yang aman.
“Begitu pula warga juga waspada terhadap banjir dan tanah longsor,” pungkasnya.
Ketua Pos Pengamatan Gunung Karangetang Yudia Tatipang, menambahkan, warga serta wisatawan agar tidak mendekati, tidak melalukan pendakian dan beraktivitas di zona prakiraan bahaya yaitu di radius 1,5 km dari puncak kawah utara dan kawah selatan, area perluasan sektoral ke arah barat sejauh 2,5 km serta sepanjang Kali Malebuhe.
“Warga yang bermukim di bantaran kali-kali yang berhulu dari puncak Gunung Karangetang agat meningkatkan kewaspadaan dari potensi banjir lahar dingin,” tandas Tatipan. (Jackmar Tamahari)


Tinggalkan Balasan