MANADO – Bank Indonesia (BI) Sulawesi Utara memperkuat kolaborasi dengan industri perbankan dalam memperluas ekosistem Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di daerah.
Sejak awal 2026 hingga pelaksanaan malam puncak Pekan QRIS Nasional (PQN) Sulut 2026, BI Sulut bersama perbankan telah menjalankan 11 program kolaboratif yang diarahkan untuk memperluas penggunaan QRIS.
Kepala Perwakilan BI Provinsi Sulawesi Utara, Joko Supratikto, mengatakan program tersebut merupakan bentuk sinergi konkret bersama perbankan untuk memperluas akseptasi pembayaran digital.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada BNI, BRI, dan Bank Mandiri atas komitmen dan kolaborasi yang sangat konkret dalam memperluas ekosistem QRIS di Sulawesi Utara,” kata Joko pada malam puncak PQN Sulut 2026 yang dirangkaikan dengan Festival Kuliner Kemerdekaan, Senin (17/8/2026).
Menurut Joko, sejak awal tahun hingga saat ini, sinergi antara BI Sulut dan perbankan diwujudkan melalui 11 program kolaboratif.
Program-program tersebut ditujukan untuk mengakuisisi pengguna baru QRIS, memperluas merchant QRIS, hingga meningkatkan frekuensi dan volume transaksi.
Hasilnya, dari 11 program kolaboratif tersebut tercatat 559.640 transaksi QRIS. Selain itu, terdapat penambahan 11.506 pengguna baru dan 3.906 merchant baru.
“Capaiannya menjadi indikasi bahwa sinergi bersama perbankan telah memberikan hasil nyata dalam memperluas basis pengguna, merchant, serta pemanfaatan QRIS di Sulawesi Utara,” ujar Joko.
Ia menilai kolaborasi antara BI, perbankan, pelaku usaha, pemerintah daerah dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mempercepat transformasi pembayaran digital di Sulawesi Utara.
Joko mengatakan, malam puncak PQN Sulut 2026 menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada para mitra strategis yang selama ini berkolaborasi dalam memperluas akseptasi dan penggunaan QRIS.
Penghargaan kepada mitra dan pemenang berbagai program PQN, menurutnya, bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi juga momentum untuk memperkuat komitmen bersama.
“Penghargaan yang diberikan malam ini adalah momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam memperluas manfaat QRIS di Sulawesi Utara,” katanya.
Ke depan, BI Sulut berharap sinergi tersebut terus dilanjutkan sehingga perluasan QRIS dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi pelaku usaha, pemerintah daerah, dan seluruh lapisan masyarakat.
“Semoga kolaborasi ini dapat terus dilanjutkan untuk membangun ekosistem pembayaran digital yang aman, inklusif, dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan,” tandas Joko. (nando/*)

