Mie Basah dan Bakso Mengandung Boraks, Ketua DPRD Sulut Angkat Bicara

oleh -
Andrei Angouw, Ketua DPRD Sulut. (Istimewa)
Andrei Angouw, Ketua DPRD Sulut. (Istimewa)

MANADO- Beredarnya temuan makanan mengandung bahan berbahaya (boraks) di sejumlah pasar yang ada di Kota Manado oleh Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Manado 31 Januari 2018 melalui sosial media (sosmed) membuat masyarakat resah.

Terkait dengan temuan tersebut, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Andrei Angouw angkat bicara.

“Mengimbau kepada masyarakat untuk waspada. Dan aparat untuk menindak lanjuti hal tersebut sesuai hukum yang berlaku,” ujar Politisi PDIP Sulut itu, saat dihubungi SINDOMANADO.COM, Selasa (6/2/2018).

Sementara itu, diketahui BPOM Manado bersama Dinas Kesehatan menemukan makanan mengandung bahan berbahaya (boraks), hal itu terungkap dalam surat BPOM kepada Gubernur Sulut yang beredar di grup WA tertanggal 31 Januari 2018.

Dalam surat tersebut berisi dari pengawasan di bidang produksi dan distribusi pangan yang dilakukan, ditemukan mie basah dan bakso mengandung boraks.

Di Pasar Bersehati, ditemukan 12 sampel positif mie basah mengandung boraks dari 13 sampel yang diuji. Sementara di Pasar Pinasungkulan Karombasan, ditemukan tujuh sampel positif mengandung boraks dari delapan sampel mie basah yang diuji. (valentino warouw/fim/esm)