PD Pasar Gandeng BPOM Deklarasikan Pangan di Pasar Bebas Boraks

oleh -14 Dilihat
Dirut PD Pasar Fery Keintjem dan Kepala BPOM Rustyawati usai penandatanganan deklarasi, Jumat (9/2).
Dirut PD Pasar Fery Keintjem (kanan) dan Kepala BPOM Rustyawati usai penandatanganan deklarasi, Jumat (9/2).

MANADO – Perusahaan Daerah (PD) Pasar Manado bersama Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) mendeklarasikan komitmen pengawasan keamanan pangan pasar di Kota Manado,  Jumat (9/2).

Dirut PD Pasar Fery Keintjem menyatakan, tujuan deklarasi ini untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelaksanaan pengawasan bersama peredaran atau penggunaan berbahaya di lingkungan pasar di Kota Manado.

“Termasuk pengawasan bahan berbahaya secara mandiri oleh petugas pasar. Serta mengupayakan agar pangan yang beredar di semua pasar di Kota Manado aman dikonsumsi,” terang Keintjem, dalam pertemuan bersama sejumlah pedagang.

Menurut dia, lewat komitmen ini, PD Pasar bersama BPOM dan stakeholder terkait akan intens melaksanakan pengawasan serta melakukan inspeksi mendadak.

“Selain itu, bersama-sama kita akan melakukan pembinaan kepada pedagang untuk menghindari dan tidak menjual makanan dan minuman yang bercampur bahan berbahaya,” tukas Keintjem, di hadapan sejumlah para pedagang.

Sementara itu, Kepala BPOM Manado Rustyawati mengapresiasi respon cepat PD Pasar dalam menyikapi temuan mi basah dan bakso mengandung boraks. “Bersama PD Pasar dan tim terpadu, kami telah berkomitmen untuk membangun masyarakat Manado yang sehat dengan mengawasi pangan yang beredar di semua pasar,” tutur Rustyawati.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Meisje Wollah, Direktur Umum Hendra Zoenardji, Kabag Umum PD Pasar Hentje Lumentut dan perwakilan Dinkes Manado. (get)