Support Istri, Lomban Hadir di Event WAT

oleh -
(Kanan ke kiri) Tampak Wali Kota Bitung, Maximillian Jonas Lomban, Ketua TP-PKK Bitung Khouni Lomban-Rawung dan Direktur Operasional KORAN SINDO MANADO Gladys Runtukahu, saat penyerahan cinderamata dari KORAN SINDO MANADO.
(Kanan ke kiri) Tampak Wali Kota Bitung Maximillian Jonas Lomban, Ketua TP-PKK Bitung Khouni Lomban-Rawung dan Direktur Operasional KORAN SINDO MANADO Gladys Runtukahu, saat penyerahan cinderamata dari KORAN SINDO MANADO.

MANADO– Khouni Lomban-Rawung bahkan peserta Women Afternoon Tea (WAT) KORAN SINDO MANADO dibuat kaget dengan kehadiran orang nomor satu Kota Bitung, Maximillian Jonas Lomban di Hotel Sintesa Peninsula, Jumat (3/8). Kata Lomban, ia hadir untuk mendukung istri tercinta yang menjadi narasumber utama dalam event WAT.

“Saya tidak mengundang Pak Lomban untuk hadir. Saya juga kanget Pak Lomban ada di sini,” kata Rawung yang kemudian mengundang tawa peserta WAT. Fakta menarik diungkapkan Rawung saat sesi tanya jawab soal perempuan yang harus cerdik menghitung dan mengelola keuangan keluarga. “Sebelum menikah, Pak Lomban bilang bahwa saya tidak usah bekerja. Karena cinta saya yang besar untuk Pak Lomban, saya setuju. Waktu itu saya bergumul, saya terus berdoa. Karena saya tidak bisa diam, saya ingin bekerja dan melakukan sesuatu,” ungkap Rawung. “Tapi seiring berjalannya waktu. Meski harus menunggu bertahun-tahun namun akhirnya Pak Lomban sadar yang mengizinkan saya bekerja. Saya bersyukur sekali,” sebut Bunda PAUD dan Bunda Kota Bitung tersebut disambut tepuk tangan peserta.

Lanjut Rawung, sejak menikah, apakah saat ketika belum bekerja maupun sudah bekerja, ia selalu mengatur keuangan keluarga sebaik mungkin. “Pak Lomban kasih semua pendapatannya ke saya. Tapi sejak menikah, saya tidak pernah membiarkan dompet suami saya kosong. Saya tidak mau mempermalukan suami saya. Saya sayangkan sekali cerita-cerita dimana ada suami yang bahkan harus menyimpan uang di kaus kaki,” kata Rawung. Dalam kesempatan sharing ini, Rawung mengajak ibu-ibu untuk cerdik dan bijak mengatur keuangan keluarga. (claudia rahim)