Saat ini, lanjut dia, sementara menyusun anggaran perubahan sekolah untuk dana BOS. Hal tersebut untuk menyinkronkan dana BOS dengan APBD yang mengalami perubahan.
“Ini juga salah satu halangan sehingga penyaluran dana bos sedikit terkendala. Sekolah harus masukkan dokumen perubahan anggaran,” tuturnya.
“Warning bagi setiap sekolah, Jangan malas-malas melengkapi berkas supaya penyaluran dana tersebut tidak ada kendala. Jika sudah dicairkan tentunya dana BOS akan sangat membantu oprasional sekolah,”timpalnya.
Stephani Maki, bendahara SMA 1 Posumaen Kecamatan Minahasa Tenggara (Mitra) sangat bersyukur, karena sekolahnya salah satu dari 18 sekolah yang sudah menerima dana BOS.
“Sangat bersyukur karena dana tersebut sudah bisa dinikmati dan tentunya ini akan sangat membantu oprasional sekolah. Kita berharap dana BOS ini akan lebih memaksimalkan kegiatan belajar dan mengajar di sekolah kami,”tukasnya.
Sesuai informasi, saat ini dana BOS triwulan III yang disediakan Pemprov Sulut untuk 15 kabupaten/kota sebesar Rp98,08 miliar. Dana yang cukup besar ini untuk meningkatkan pelayanan pendidikan bagi masyarakat.
(KORAN SINDO MANADO / Fernando Kembuan)


Tinggalkan Balasan