MANADO-Sekira 77 mahasiswa Akademi Kebidanan (Akbid) Makariwo Halmahera mendapatkan bimbingan pelatihan (workshop) penanganan pasien di RSUP Prof Kandou Manado, kemarin.
Hajatan ini dalam rangka memberikan pengetahuan terkini dalam pelayanan, serta mampu mengelola pasien secara mandiri sesuai kompetensi, dan meningkatkan ketrampilan bagi mahasiswa dalam penanganan kegawatdaruratan lewat Workshop dengan tema Bantuan Hidup Dasar (BHD), Patient Safety, Infeksi Nosokomial dan K3RS.
Workshop ini sendiri dibuka secara langsung oleh Plh Direktur Utama RSUP Prof Kandou Dr Jimmy Panelewen yang didampingi secara langsung Dirut Akbid Makariwo Halmahera Santje Mangare – Pangkey, Kepala Bagian Diklit Irwan Kawulusan, serta Kepala Instalasi Diklat Sisca Hutadjulu dan tim TOT yang dilangsungkan di Aula lantai satu gedung kantor lusat RSUP Prof Kandou.
Dalam sambutanya Plh Dirut Panelewen memberikan apresiasi kepada direktur Akbid Makariwo Ternate yang masih mempercayakan RSUP Kandou sebagai tempat Praktek bagi mahasiswanya.
Dia juga meminta kepada seluruh peserta workshop agar dapat mengikuti workshop ini selama empat hari dengan baik supaya bisa mendapatkan sertifikat kelulusan dalam seminar ini.
Panelewen juga memberikan semangat dan motifasi bagi para peserta serta menceritakan gambaran standar pelayanan yang ada dirumah sakit Kandou yang telah terakreditasi Internasional JCI.
Kata Panalewen, saat ini RSUP Prof Kandou tidak hanya memberikan pelayanan keperawatan tetapi juga pelayanan medik, pendidikan dan pelatihan.
“Satu hal yang penting rumah sakit dapat memberikan jaminan keamanan bagi pasien maupun keluarga pasien yang datang ke rumah sakit, oleh karena itu setiap mahasiswa dituntut untuk memiliki skill dan penampilan atau performance yang baik selama mengikuti praktek di lapangan selama sebulan,” ucapnya. (fernando kembuan/ivo)


Tinggalkan Balasan