MINUT — Rektor Universitas Sariputra Indonesia Tomohon (Unsrit), Dr. Anggela Aine Adam, SE., MM, mengajak seluruh wisudawan untuk terus beradaptasi dan berpikir kritis dalam menghadapi dunia kerja.
Pesan ini disampaikan dihadapan 132 wisudawan dalam Rapat Senat Terbuka Luar Biasa Wisuda Sarjana Angkatan XXIII dan Profesi Ners Angkatan XVII Tahun 2026, yang digelar di Hotel The Sentra, Kamis (2/7/2026).
Dalam sambutannya, Anggela menegaskan bahwa keunggulan lulusan saat ini tidak lagi diukur dari nilai akademik semata.
“Masyarakat membutuhkan lulusan yang mau beradaptasi, berpikir kritis, dan dapat bekerja lintas disiplin,” ujarnya.
Ia menambahkan, “Keunggulan kalian tidak lagi dilihat dari seberapa besar indeks prestasi kalian atau nilai akademik, tetapi bagaimana kemampuan kalian bisa memberikan solusi dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.”
Kepada para lulusan profesi Ners, Anggela menyampaikan apresiasi khusus karena mengemban amanah yang mulia.
“Saya yakin profesi keperawatan bukan sekadar pekerjaan, tetapi merupakan panggilan kemanusiaan,” katanya.
Dirinya pun berpesan agar para perawat baru menjadi tenaga yang profesional dan beretika.
“Jadilah perawat yang profesional, kompeten, beretika, dan penuh empati. Berikan pelayanan kesehatan yang terbaik, mengedepankan keselamatan serta penghormatan terhadap martabat manusia,” ujarnya.
Rektor Unsrit juga menyampaikan terima kasih kepada dosen, tenaga kependidikan, serta orang tua dan keluarga wisudawan atas dukungan yang tak pernah putus.
Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, lembaga layanan pendidikan tinggi, dan para mitra kerja atas dukungan dan pembinaan yang terus diberikan kepada Unsrit.
“Kami berkomitmen untuk terus bersinergi dalam mencetak sumber daya yang unggul dan berdampak,” tegasnya, seraya menyebut kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, Kemendikbud, dan mitra kerja sama diyakini dapat melahirkan inovasi serta memperkuat daya saing Sulawesi Utara menuju Indonesia Emas.
Momen yang tak kalah mengharukan adalah saat Rektor memberikan apresiasi khusus kepada wisudawan dan wisudawati asal wilayah kepulauan, yang menjadi bagian dari 132 lulusan yang diwisuda hari itu.
Ia menyebut keberhasilan mereka ditempuh melalui perjalanan panjang, termasuk perjalanan laut berjam-jam dan menyeberangi pulau dalam berbagai kondisi cuaca demi menempuh pendidikan yang lebih baik.
“Saya yakin saudara tidak menyerah dalam perjuangan sehingga rasa bangga dan penghargaan ini yang kami saksikan kalian mampu mengalahkan segala tantangan,” ucapnya. (nando)


Tinggalkan Balasan