Nelayan juga tentu sudah sangat paham melihat kondisi cuaca. Intinya, perlu ada juga refrensi dari BMKG, supaya bisa memastikan kondisi yang aman untuk melaut,” ungkapnya.

Rocky Ompi, selaku pengurus kelompok nelayan Minsel mengakui, memang beberapa tahun belakangan informasi media sosial terkadang menshare informasi perakiran cuaca yang mengkhawatirkan.

Seperti ada gelombang tinggi di dekat laut Sulut dan sebagainya,” tuturnya.

Menurutnya, terkadang banyak juga nelayan hanya mengandalkan pengetahuan alam untuk melihat situasi cuaca di lautan, karena banyak diantaranya tidak mempunyai smartphone.

Tapi kita juga kelompok nelayan di sini saling mengingatkan satu dengan lainnya, jika ada informasi yang jelas terkait larangan melaut dari pemerintah. Beberapa dari kita juga sering melihat informasi dari BMKG,” tandasnya. (ivo)