Medsos menjadi sarana yang berarti. Apalagi mensosialisasikan program dan kegiatan. Sebab medsos kini telah bertransformasi menjadi Business to Business maupun Business to Customer,” tandasnya.

Selain Runtukahu, di hari pertama kegiatan narasumber dari Humas Pemprov Sulut, Clif Wangke dan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulut, Polke Lontaan, memaparkan hal yang sama terkait fungsi kehumasan dalam menopang program KKBPK.

Kasubag Umum dan Humas BKKBN Sulut, Lady Ante mengakui, program KKBPK sangat penting untuk bisa diketahui masyarakat dalam menunjang pembangunan daerah.

Kiranya peran kehumasan pemda dan wartawan di 15 kabupaten dan kota, bisa mendorong dan mensupport bersama terlaksanannya program KKBPK yang maksimal,” ujarnya.

Selaku ketua panitia kegiatan, Ante mengapresiasi kehadiran para bagian kehumasan di pemda kabupaten/kota dan provinsi, serta para insan pers yang turut hadir. Dia juga berterima kasih kepada para narasumber dari Pemprov Sulut, Ketua PWI Sulut dan Perhumas Manado, yang boleh memberikan pemahaman dan pandangan terkait fungsi dan peran kehumasan dalam menunjang program KKBPK.

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, dan telah menghadirkan sejumlah nara sumber berkompeten. Semoga saja lewat pertemuan forum ini, bisa menghasilkan sesuatu yang baik, khususnya dalam penerapan program KKBPK di Sulut,” tandasnya. (Ivo)