Lanjut dia, kondisi ini didukung optimalnya peranan FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) dan BKSAUA (Badan Kerjasama Antar Umat Beragama) dalam menjaga semangat revolusi mental yang diwujudkan dalam toleransi antar umat beragama.

“Sulut selalu rukun karena pemerintah daerah selalu melakukan konsolisasi dengan FKUB dan BKSAUA,” beber Olly.

Pada Rembuk Nasional ini juga menghadirkan sejumlah narasumber dari Pemerintah Pusat, yaitu paparan online antri di Keimigrasian oleh Dirjen Imigrasi, Kemenkumham Ronny Sompie, paparan pelayanan rekam cetak KTP-E oleh Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh, dan paparan pelayanan SIM Online dan E-Tilang oleh Direktur Keamanan dan Keselamatan Korlantas Mabes Polri Chryshnanda Dwilaksana.

Selanjutnya, paparan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional oleh Deputi IV Pelayanan Publik Kementerian PAN dan RB, Diah Natalisa, paparan terbentuknya pagar sterilisasi/zonasi terminal dan pembangunan jembatan gantung oleh Direktur Prasarana Perhubungan Darat Kemenhub, Chandra Irawan, dan paparan Program Sekolah Ramah Anak oleh Deputi Tumbuh Kembang Anak Kementerian PPPA, Leny Nurhayati Rosalin. (ivo)