Sebelumnya, Pekan Revolusi Mental Indonesia adalah wujud mempertemukan berbagai unsur pemangku kepentingan yang terdiri dari Pemerintah Pusat, pemerintah daerah, Polri, TNI, Lembaga Kenian/ Tenaga Ahli, dunia usaha, akademisi, Ormas, mahasiswa/pemuda, dan masyarakat.
Mendagri Tjahjo menjelaskan, dalam kegiatan Rembuk Nasional (dialog dan lokakarya) Revmen, peserta dibagi berdasarkan program Revmen yakni Gerakan Indonesia Bersatu, Indonesia Tertib, Indonesia Melayani, Indonesia Bersih dan Indonesia Mandiri.
Lanjut Tjahjo, untuk agenda Rembuk Nasional Indonesia Bersatu ini pokok materi yang dibahas adalah aktualisasi nilai-nilai Pancasila dalam konteks revolusi mental.
“Artinya revolusi di bidang penanganan konflik, merawat toleransi di tengah keberagaman, pencegahan hoaks dalam mensukseskan Pemilu tahun 2019, dan revolusi di bidang pelayanan pajak,” ungkapnya.
Acara tersebut juga turut dihadiri Sekjen Kemendagri Hadi Prabowo, Dirjen Polpum Kemendagri Sudarmo, Kapolda Sulut Irjen Pol Bambang Waskito, Kepala Kesbangpol Provinsi Sulut Meky Onibala, unsur Forkopimda, para pejabat Kesbangpol Provinsi dan Kota/Kabupaten seluruh Indonesia. (ivo)


Tinggalkan Balasan