PLN: Harapan Masyarakat Sulut Terhadap Kelistrikan Cukup Tinggi

oleh -
Lepas Sambut GM PLN UIW Suluttenggo dari Edison Sipahutar kepada Christyono di Swiss-Belhotel Maleosan, Senin, 14/1/2019. KORAN SINDO MANADO/STENLY SAJOW

MANADO—PLN menilai masyarakat sebagai pelanggan listrik selalu berharap mendapatkan pelayanan maksimal tanpa harus ada pemadaman.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Suluttenggo Christyono mengatakan, saat ini ekspektasi masyarakat terhadap mutu pelayanan PLN semakin meningkat.

“Masyarakat tidak mau tahu apapun yang terjadi listrik harus tetap hidup, meskipun cuaca buruk,” jelas Christyono.

Hal itu dikatakan, Christyono saat Lepas Sambut GM PLN UIW Suluttenggo, dari Edison Sipahutar kepada dirinya. Adapun, Lepas Sambut ini Dihadiri oleh EVP Konstruksi Sulawesi Didik Mardiyono, GM PLN UIP Sulbagut Sigit Witjaksono dan jajaran stakeholder di Swiss-Belhotel Maleosan, Senin, 14/1/2019.

Sebelumnya Christyono bertugas sebagai GM PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur. Sedangkan Bapak Edison atas promosi jabatan barunya sebagai Executive Vice President Pemasaran dan Pelayanan Pelanggan PLN Pusat.

Sebab itu kata Christyono, ini merupakan tantangan bagi PLN Wilayah Suluttenggo dalam memenuhi harapan masyarakat, khususnya masyarakat daerah Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo. “Marilah kita sama-sama membenahi yang masih kurang dan lanjutkan yang sudah baik,” terangnya.

“Selamat dan sukses kepada Bapak Edison Sipahutar yang saat ini diberikan amanah oleh perusahaan sebagai Excecutive Vice President Pemasaran dan Pelayanan Pelanggan di PLN Kantor Pusat,” sambungnya.

Lanjut dia, saat ini PLN merupakan sebuah organisasi baru. Sebab berpuluh-puluh tahun PLN bekerja menghidupkan listrik, sedangkan saat ini Direksi ingin PLN mulai menjual. “Saya mohon dukungan serta keterbukaan dari seluruh jajaran pegawai PLN Suluttenggo untuk meningkatkan layanan kita terhadap stakeholder,”ujarnya.

Sebagai informasi, Edison Sipahutar  menjabat sebagai General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Suluttenggo selama satu tahun empat bulan.

“Tantangan kita di Suluttenggo ini luar biasa, Jaringan PLN masih banyak melewati hutan-hutan. Terlebih di bulan Desember dan Januari ini saat cuaca sangat ekstrim, banyak pohon yang rubuh mengenai jaringan kita. Dan untuk mengurangi gangguan yang disebabkan oleh pohon kita sudah menyusun road mapnya salah satunya dengan kabel bawah tanah,” ujar Edison.

Tantangan selanjutnya kata dia, masyarakat sudah beralih ke alat elektronik hemat energi, dan penggunaan solar panel (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) yang dapat dipasang di rumah masyarakat. Untuk meningkatkan penjualan maka gangguan harus tidak ada lagi, sehingga Unit Layanan Pelanggan dapat fokus pada penjualan.

“Tentunya saya akan sepenuhnya mendukung program-program pak Christyono dan rekan-rekan Suluttenggo nanti dari pusat,” tutur Edison. (stenly sajow)