Antiq Club Kelurahan Teling Bawah Gelar Tulude

oleh
Pemotongan kue tamo dalam Tulude yang digelar di Kelurahan Teling Bawah. (ist)

MANADO — Komunitas Anak Pertigaan Kumaraka (Antiq Club) menggelar upacara adat Tulude di Kelurahan Teling Bawah, Kecamatan Wenang, Sabtu (16/2/2019).

Kegiatan tersebut diawali ibadah yang dipimpin Ketua Jemaat Gereja Alfa Omega Tikala Kumaraka Pdt Ratnasari Manumpahi-Manoy.

Wali Kota Vicky Lumentut diwakili Staf Ahli, Johanis Waworuntu menyampaikan, Tulude merupakan acara adat yang mempererat dan memperkokoh jalinan tali persaudaraan di masyarakat yang sangat menjunjung tinggi kebersamaan dan nilai-nilai luhur budaya.

” Tulude ini adalah warisan leluhur yang tak ternilai harganya. Mengandung nilai filosofis yang merupakan wujud ungkapan syukur kita atas segala penyertaan Tuhan, sekaligus merupakan ungkapan permohonan agar Tuhan menyertai langkah kita di tahun ini,” kata Waworuntu.

Puncak upacara sakral warga Nusa Utara tersebut adalah pemotongan kue Tamo yang dipimpin A Horohiung. Upacara adat tersebut juga diisi dengan tarian adat Sangihe, Masamper serta penampilan Orkestra Komunitas Antiq Club.

Sekertaris panitia sekaligus Ketua Antiq Club Jimmy Wangka menyampaikan terima kasih atas dukungan pemkot dan berharap kegiatan seperti ini akan menjadi bagian dari upaya masyarakat untuk menunjang program pemerintah melestarikan budaya daerah khususnya warga Nusa Utara.

“Kami berharap, ke depannya kegiatan seperti ini selain menjadi wadah mempersatukan warga Nusa Utara tetapi mampu mempersatukan seluruh lapisan masyarakat,” harapnya.

Turut hadir, Ketua DPRD Sulut Andre Angouw, Lurah Teling Bawah Edwin Matheos bersama tokoh adat serta tokoh agama. (kimgerry)