PNS Sitaro Tambah Libur, Siap Kena Sanksi

oleh -
PNS yang menambah libur pasca libur nasional karena adanya perhelatan pesta demokrasi Pemilu 17 April 2019 akan dikenakan sanksi. (foto: sindonews)

ONDONG – Sanksi tegas tengah disiapkan Pemkab Sitaro bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang menambah libur pasca libur nasional karena adanya perhelatan pesta demokrasi Pemilu 17 April 2019.

Kepala BKDD Kabupaten Kepulauan Sitaro Dolly Polimpung mengatakan, para pegawai yang terlambat masuk kerja bakal dikenakan hukuman sesuai ketentuan yang berlaku.

“Sanksi indisipliner sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 tentang disiplin PNS. Karena itu, Kamis (18/4) pegawai harus masuk kantor,” kata dia mengingatkan.

Dolly menegaskan, setiap PNS selalu dituntut meningkatkan kinerja di tengah sorotan publik terhadap institusi birokrasi. “Oleh karena itu, jika mereka malas-malasan seperti terlambat masuk kantor, jelas ada sanksinya,” tegasnya lagi.

Sementara itu, Wakil Bupati Sitaro John Palandunh, menegaskan, disiplin merupakan harga mati bagi PNS. Sehingga pegawai yang kedapatan tidak masuk kerja akan diberi sanksi, dimulai dari sanksi ringan hingga tegas berdasarkan alasan tak masuk kerja. Untuk itu, ia meminta kerja sama setiap kepala SKPD agar memperhatikan para pegawainya. “Sebab, sebagai pelayan publik kita dituntut disiplin dalam bekerja. Sehingga pelayanan optimal bagi warga bisa terwujud,” tandas dia. (jackmar tamahari)