Gubernur Olly Cek Operasi Kapal Listrik di Minsel

oleh -
Gubernur Olly Dondokambey didampingi Sekprov Edwin Silangen dan pihak Polres Minsel usai meninjau kapal pembangkit listrik Marine Vessel Power Plant (MVPP) “Karadeniz Powership Zeynep Sultan” di Kabupaten Minsel. (Ist)

MANADO – Gubernur Olly Dondokambey memberikan jaminan penuh bagi para investor yang ingin berinvestasi di Bumi Nyiur Melambai. Salah satu yang diperhatikannya yakni ketersediaan pasokan listrik.

Orang nomor satu di Sulut ini meninjau langsung kapal pembangkit listrik Marine Vessel Power Plant (MVPP) “Karadeniz Powership Zeynep Sultan” yang beroperasi di pantai Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Jumat (30/8/2019).

Sebagai informasi, saat ini ada dua kapal MVPP yang beroperasi di Sulut. Kapal berkapasitas 120 Mega Watt (MW) yang telah mengaliri listrik sejak tahun 2016 ke sistem kelistrikan Sulut dan Kapal MVPP berkapasitas 35 MW untuk mengoptimalkan kelancaran sistem aliran listrik Sulawesi Utara dan Gorontalo.

Selama berada di kapal, Gubernur Olly mendengarkan setiap keterangan yang disampaikan teknisi kapal termasuk penjelasan cara kerja bagian mesinnya termasuk tentang proses pengaliran listrik yang terjadi secara bertahap.

Satu per satu mesin dipasang dan ditunggu hingga tersinkron dengan sistem yang dikendalikan di ruang kontrol.

Diketahui, beberapa keunggulan MVPP diantaranya yakni menurunkan Biaya Pokok Penyediaan (BPP) listrik, kemudahan relokasi (hanya perlu waktu 3–4 minggu).

Sehingga dapat fleksibel memenuhi kebutuhan listrik di daerah dan lebih cepat dalam memenuhi kebutuhan tambahan pasokan listrik di suatu daerah yang sedang kekurangan listrik.

Menurut gubernur, pasokan listrik dari dua kapal tersebut sudah sangat mencukupi. Dirinya telah mengecek dan berdiskusi langsung bersama operator kapal listrik tersebut.

“Daya listriknya sangat besar. Itu dikendalikan di atas kapal. Ini sangat membantu ketersediaan listrik di Sulut dan Gorontalo,” terangnya.

Meski begitu, Olly mengakui pihaknya akan terus mendorong agar lebih banyak lagi pembangkit listrik yang boleh beroperasi di Sulut.

“Kita sementara perlukan kapal tersebut untuk pasokan listrik. Sementara ini, kita terus dorong agar nanti jika kontrak kapal tersebut berakhir, Sulut sudah punya pembangkit sendiri yang mencukupi memenuhi kebutuhan listrik,” tandasnya.

Pengamat ekonomi Sulut Magdalena Wullur menilai, salah satu persiapan untuk menuju daerah berkembang yaitu ketersediaan listrik di daerah.

“Ini masuk salah satu infrastruktur penting yang perlu dipersiapkan oleh pemerintah,” ujarnya.

Apalagi, kata Wullur, perkembangan perekonomian Bumi Nyiur Melambai dipastikan akan semakin baik dan meningkat kedepan. Beroperasinya sejumlah perhotelan dan kawasan ekonomi serta pariwisata, tentunya akan memerlukan daya listrik yang sangat besar guna menunjang operasinya.

“Kita tentu harus persiapkan sejak sekarang. Sangat penting jika daerah ini sudah ada pembangkit sendiri, setelah kapal listrik tersebut habis masa kontraknya,” pungkas Wullur.

Peninjauan kapal pembangkit listrik Karadeniz turut dihadiri Sekdaprov Edwin Silangen dan para pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemprov Sulut. (rivco tololiu)