Cegah Penyakit Penuaan, GMIM Eben Heazer Ajak Lansia Latihan Beban

oleh -
Jemaat GMIM Eben Heazer Kakaskasen, mendapatkan latihan beban, serta penyuluhan tentang penyakit Sarcopenia (penuaan) yang dilaksanakan di Gedung Gereja GMIM Eben Heazer Kakaskasan, yang berada di Kecamatan Tomohon Utara, Kamis (3/10/19).

TOMOHON—Sekira 20an warga lanjut usia (lansia) Jemaat GMIM Eben Heazer Kakaskasen, mendapatkan latihan beban, serta penyuluhan tentang penyakit Sarcopenia (penuaan) yang dilaksanakan di Gedung Gereja GMIM Eben Heazer Kakaskasan, yang berada di Kecamatan Tomohon Utara, Kamis (3/10/19).

Kegiatan yang dilaksanakan bekerja sama dengan Studio Physioart (Pilates & physiotherapy) Jakarta, hendak mengajarkan para lansia untuk dapat menghindari penyakit penuaan.

Susana Tundoong selaku fisioterapis dan specialis personal trainer mengatakan, penyakit penuaan ini disebabkan oleh beberapa penyakit kronis (menahun) dan dapat memperburuk penyakit tersebut. Menurut dia, penyakit ini berhubungan dengan munculnya sejumlah faktor resiko peningkatan Disability (kecacatan), frailty (kelemahan), falls (jatuh). Bahkan, kehilangan massa otot dan berkurangnya kekuatan ini yang disebut sebagai fenomena penyakit sarcopenia.

“Karena itu dengan adanya kegiatan ini diharapkan akan mencegah penyakit penuaan yang biasanya banyak dijumpai pada lansia,” kata Tundoong.

Lebih jauh, Tundoong mengungkapkan,  mengapa latihan beban sangat penting bagi Lansia?. Hal ini, lanjut dia supaya para lansia bisa mendapatkan penguatan, ketahanan otot.

“Ketahanan otot pada lansia sangat penting karena bisa mengurangi resiko osteoporosis atau penyakit tulang keropos,” terangnya.

Tundoong yang juga lulusan Fisioterapi  Universitas Indonesia, dan sudah berpofesi sebagai fisioterapi dan

bergelut di bidang ilmu gerak dan pilates selang 15 tahun, menambahkan, dengan rutin melakukan latihan beban pada usia lansia dapat mengurangi symptoms penyakit numerous chronic. Seperti penyakit jantung, arthritis, diabetes serta dapat meningkatkan kualitas tidur dan mengurangi depresi.

Sementara, Sekretaris BPMJ Eben Heazer Kakaskasen Pnt Stenly Mandagi mengungkapkan, kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk perhatian BPMJ pada jemaat khususnya para lansia.

“Kegiatan tentunya sangat direspon baik oleh BPMJ Kakaskasen Eben Haezer karena dapat menyentuh langsung kepada jemaat sebagai bagian dalam pelayanan gereja atau berdiakonia ke jemaat,” uangkapnya.

Menurutnya, dalam periode pelayanan ini, pihak BPMJ GMIM Eben Heazer Kakaskasen, lebih banyak menekankan pada pelayanan-pelayanan yang betul membawa dampak bagi kehidupan jemaat, antaranya para lansia.

“Kegiatan ini juga bertepatan dalam perayaan HUT ke-6 jemaat sebagai jemaat mandiri dalam melaksanakan tugas panggilan gereja, yang puncaknya akan dilaksanakan pada ibadah syukur jemaat yang akan dilaksanakan pada 6 Oktober 2019 mendatang,” tukasnya. (fernando kembuan)