Sosok Panutan Tenaga Pendidik Bagi Alumni SMU Kristen 1 Tomohon Berpulang

oleh -
almarhum Mner Kainde mendedikasikan dirinya sebagai tenaga pendidik selang waktu 41 tahun. Dan sempat menjadi kesek SMU Kristen 1 Tomohon sejak tahun 1994 hingga tahun 2000. Istimewa

TOMOHON –Awan duka menyelimuti keluarga besar alumni SMU Kristen 1 Tomohon, atas berpulangnya mantan kepala sekolah (Kasek) Bernhard Abedneju Kainde atau biasa disapa Mner Kainde, dalam tutup usia ke 81 tahun, di RS Bethesda Tomohon, Minggu (6/10) lalu.

Kemarin, dalam ibadah persemayaman di Aula SMU Kristen 1 Tomohon, nampak ratusan siswa, para alumni dan guru-guru berjejer menyambut kedatangan jenazah Mner Kainde, dengan diiringi atraksi marching Band dari para siswa sekolah tersebut.

Air mata pun nampak berjatuhan, nampak dari para pelayat yang datang melihat untuk terakhir kalinya sosok Mner Kaide, yang dikenal seorang pemimpin, pendidik yang disiplin, tegas dan berdedikasi penuh untuk kemajuan sekolah SMU Kristen 1 Tomohon, salah satu sekolah kebanggaan GMIM itu.

Diketahui, almarhum Mner Kainde mendedikasikan dirinya sebagai tenaga pendidik selang waktu 41 tahun. Dan sempat menjadi kesek SMU Kristen 1 Tomohon sejak tahun 1994 hingga tahun 2000.

Dalam sambutan Kesek SMA Kristen 1 Tomohon Ferly Rau, ia mengajak seluruh guru, siswa dan para alumni yang hadir yang datang di sini, untuk dapat mengenang jasa salah satu tokoh yang kita cintai dan banggakan, Mner Kainde.

Ia menuturkan, sosok Mner Kainde telah melaksanakan panggilan sebagai seorang tenaga pendidik lebih dari 41 tahun. “Selang waktu yang cukup lama ia telah menciptakan generasi gereja yang cemerlang. Bahkan, bangunan tempat ini, gedung ini sebuh karya perjuangan dari pak Kainde,” ungkapnya.

Rau pun, sedikit menceritakan kenangan yang sering dilakukan oleh Mner Kainde, saat menjabat sebagai kepala sekolah.

Sambil membawa Alkitab atau Kidung Jemaat hampir hari Mner Kaide hadir bersama sama dengan para siswa, untuk ibadah bersama, sebelum aktivitas kegiatan belajar dan mengajar di sekolah mulai.

Beberapa pesan, yang selalu diingat dan sering diucapkan oleh Mner Kaide yaitu tentang kesetiaan kita kepada Tuhan agar selalu kita diberkati.

“Musti rajin ba ibadah, musti kase derma.   Kalu ngana sayang orang tua, skolah bae bae, blajar bae-bae. Kalu ngoni so sukses jangan lupa tu para guru-guru,” ucap Rau dengan menirukan dialek khas Tomohon, yang sering diucapkan almarhum.

Keberhasilan kita semua, lanjut Rau adalah bagian dari ketekunan Mner Kainde mendidik kita menjadi karakter yang baik dan boleh berhasil.

Karena itu, Rau berpesan disiplin dan ketegasan dan semangat pantang menyerah serta rela berkorban yang dicontohkan oleh Mner kainde, hendaknya menjadi semangat bagi kita semua menjadi saksi kriatus menjawab tugas panggilan kita, di mana pun kita berada.

Mewakili keluarga, Christian Kainde mengungkapkan suatu kebanggaan dari almarhum ayahnya yakni melihat anak didiknya sudah berhasil dan disampaikan kepada keluarga.

Menurutnya, dedikasi serta disiplin yang diberikan oleh almarhum ayahnya, telah menjadi teladan bukan keluarga namun alumni dari SMA Kristen 1 Tomohon. (fernando kembuan)