Kemenristekdikti Gandeng LPPM Unima Adakan KPAII

oleh
Suasana pelaksanaan kegiatan di Aryaduta Hotel, kemarin. (FOTO: Istimewa)

TONDANO– Direktorat Pengelolaan Kekayaan Intelektual, Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kemenristekdikti bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Unima mengadakan Klinik Penulisan Artikel Ilmiah International (KPAII) di Aryaduta Hotel Manado, Rabu (27/11/2019).

Dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan ini, Rektor Unima Julyeta Runtuwene melalui Ketua LPPM Unima Revolson Mege menyampaikan, Kemenristekdikti bersama Unima menggelar kegiatan ini guna mendorong para dosen memiliki/menulis artikel yang layak untuk dipublikasikan di jurnal internasional.

“Tujuan akhirnya adalah meningkatkan daya saing iptek Indonesia di level internasional,” ungkap Mege kepada SINDOMANADO.COM.

Mege mengatakan, dosen juga wajib menulis artikel dengan Bahasa Inggris sesuai syarat dari jurnal internasional, sehingga bisa diterima di level internasional.

Melalui kegiatan ini pula, dapat meningkatkan kualitas dosen di Sulut dikancah nasional maupun internasional.

Menurut data, khusus level Unima tahun ini sudah ada 150-an dosen yang sudah menulis artikel ilmiah internasional.

“Ditargetkan juga untuk tahun depan akan lebih banyak. Karena melalui kegiatan seperti ini Indonesia tahun ini menjadi nomor satu di dunia dalam publikasi ilmiah internasional,” katanya.

Diungkapkannya, ada beberapa tingkatan penulisan artikel ilmiah. Diantaranya, penelitian dasar, penelitian terapan dan penelitian pengembangan.

Pada penilitian pengembangan ini diwajibkan untuk komersialisasi, bermitra dengan industri dan produknya dijual. Ketika sudah layak jual dipatenkan dan diproduksi massal.

“Unima sementara targetkan itu. Diharapkan melalui kegiatan ini juga, target itu bisa dicapai,” katanya.

Dia pun mengucapkan terima kasih kepada Kemenristekdikti atas support dan dipilihnya Unima menjadi mitra dalam pelaksanaan kegiatan ini. Pastinya ini sangat menguntungkan Unima dan Sulut pada umumnya.

Tampil sebagai narasumber diantaranya, Pakar/mantan Direktur Pengelolaan Kekayaan Intelektual Kemenristekdikti Sadjuga, para fasilitator diantaranya Karna Wijaya, Siti Nurmaini, Philipi de Rozari, Muji Setiyo, Fahmi Mubarok, Andi Masyitha Irwan.

Turut hadir dalam kegiatan, PR2 Unima Jefry Tamboto, Dekan FBS Donal Ratu bersama para undangan. (Martsindy Rasuh)