Pemda dan Stakeholder Wajib Tunjang Bersama Pembangunan Kesehatan di Sulut

oleh -
Wakil Gubernur Steven Kandouw didampingi Kepala Dinkesda Sulut dr Debie Kalalo di kegiatan puncak HKN ke-55. (ist)

MANADO – Wakil Gubernur Steven Kandouw menghadiri acara puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-55 tingkat Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) di Graha Gubernuran, Bumi Beringin, Manado, Kamis (28/11/2019).

Kandouw kesempatan itu menekankan momentum HKN harus menjadi motivasi bagi pemerintah daerah (pemda) dan stakeholder terkait untuk meningkatkan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat.

Dia mengakui roadmap pembangunan kesehatan di daerah ini sudah jelas dan sesuai Undang-undang (UU) serta regulasi di bidang kesehatan.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini memberikan apresiasi atas kerja keras semua pihak yang terlibat di sektor kesehatan yang mampu memberikan pelayanan prima.

Meski begitu, ia tidak menampik banyak isu-isu nasional terkait kesehatan yang masih didapati di daerah ini.

“Disparitas infrastruktur kesehatan seperti fisik dan sumber daya manusia (SDM) kesehatan belum merata di 15 kabupaten dan kota. Kemudian, masyarakat belum membudayakan hidup sehat, terlihat dari masih tingginya kasus-kasus penyakit,” tuturnya.

“Ini tentunya jadi tantangan bagi seluruh stakeholder kesehatan. Tapi kita harus berikhtiar dan tetap semangat menjalankan program-program kesehatan bagi masyarakat,” sambungnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Sulut dr Debie Kalalo berterima kasih kepada Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw yang telah menjadikan pembangunan kesehatan sebagai prioritas.

Kata Kalalo, HKN ke-55, turut dijadikan refleksi atas capaian-capaian pemerintah di bidang kesehatan untuk menciptakan kualitas manusia Indonesia yang unggul dan hebat.

Hal tersebut dijabarkan melalui program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK), serta program Nusantara Sehat.

“Secara regional, Pemprov Sulut bersama pemkab dan pemkot terus berupaya menurunkan angka kematian ibu melahirkan, bayi, juga pencegahan stunting.

“Percepatan juga dilakukan dalam mengeliminasi kasus malaria, tuberkulosis (TB), serta penyakit kusta,” paparnya.

Puncak HKN ke-55 kali ini dirangkaikan dengan pemberikan penghargaan kepada insan kesehatan dan Faskes berprestasi.

Turut hadir pada acara tersebut, pimpinan dan perwakilan Forkopimda Sulut, pimpinan instansi vertikal bidang kesehatan, anggota DPRD Sulut, para kepala dinas kesehatan kabupaten dan kota, serta pimpinan organisasi profesi kesehatan. (rivco tololiu)