BPS: Hingga Oktober, 109 Ribu Wisman Berkunjung ke Sulut

oleh -
Hingga Oktober 2019 secara kumulatif mencapai 109.583 orang. Istimewa

MANADO—Jumlah wisatawan mancanegara (Wisman) yang berkunjung di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) sudah menyentuh 109.538 orang.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut Ateng Hartono mengatakan, kunjungan Wisman di Sulut berada pada tren positif. “Hingga Oktober 2019 secara kumulatif mencapai 109.583 orang,” ujar Ateng, Senin, 2/12/2019.

Menariknya kata dia, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, kunjungan pada Oktober 2019 naik sekira 1,8% atau bertambah 2.018 orang. Pasalnya pada secara kumulatif pada  Oktober  2018 hanya 107.520 orang.

Sementara itu, pada Oktober 2019, jumlah  Wisman yang datang ke Sulut melalui pintu masuk Bandara Sam Ratulangi Manado sebanyak 10.392 orang. Jumlah ini menurun sebesar 12,52% dibanding  September 2019 yang berjumlah 11.879 orang. Meskipun demikian, jika dibandingkan dengan  Oktober 2018 kunjungan Wisman Ke Sulut meningkat sebesar 24,56%.

Adapun Wisman yang datang pada Oktober 2019 masih didominasi turis China yakni sebanyak 8.845 orang (85,11%), diikuti  Jerman 329 orang (3,17%), Amerika 197 orang (1,90%), Inggris 89 orang (0,86%), Belanda 86 orang (0,83%), Filipina 78 orang (0,75%), Perancis 70 orang (0,67%), Singapura 58 orang (0,56%), Australia 40 orang (0,38%), dan Thailand 40 orang (0,38%).

Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang pada  Oktober  2019 sebesar 61.99% menurun 2,56 poin (-3,97%) jika dibandingkan dengan  September 2019. Secara tahunan menurun sebesar 5,04 poin (-7,52%) dibandingkan dengan TPK Oktober 2018.

Menurut klasifikasi bintang, TPK hotel bintang empat pada  Oktober 2019 mencapai 67,38 % dan merupakan TPK tertinggi. Sementara TPK hotel bintang dua sebesar 63,91%, diikuti hotel bintang tiga sebesar 61,94%, hotel bintang lima sebesar 46,94%, dan hotel bintang satu sebesar 32,28%.

Rata-rata lama menginap tamu (RLMT) asing pada hotel berbintang Oktober 2019 mencapai 4,52 hari meningkat 0,24 poin dibanding  September 2019 sebesar 4,28 hari. Untuk RLMT Indonesia pada Oktober 2019 mencapai 2,15 hari meningkat 0,01 poin dibanding bulan sebesar 2019, yaitu sebesar 2,14 hari. Secara keseluruhan RLMT pada Oktober 2019 sebesar 2,52 hari menurun 0,09 poin jika dibandingkan dengan September 2019 yang mencapai 2,61 hari. (stenly sajow)