BITUNG – Mencermati perkembangan penyebaran Covid-19 yang meningkat akhir-akhir ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung melaksanakan pembatasan orang masuk Kota Bitung selama 1×24 jam, dengan melakukan pemeriksaan suhu tubuh dan rapid test. Kegiatan ini telah dimulai sejak, Rabu (8/4/2020) di gerbang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kelurahan Manembo-nembo.

Pelaksanaan pemeriksaan ini dilaksanakan secara terpadu antara Dinas Kesehatan, PMI, Satpol-PP, TNI dan Polri. Dalam kesempatan ini, Lomban mengatakan, pembatasan akses masuk ke Kota Bitung yang mulai diberlakukan 1×24 jam, dengan melakukan pemeriksaan secara intensif bari warga yang akan masuk Kota Bitung. “Mulai hari ini semua orang yang masuk Kota Bitung akan periksa suhu badan oleh petugas Dinas Kesehatan, bila didapati suhu tubuh tinggi maka yang bersangkutan akan dikembalikan ke wilayah asalnya,” tutur Lomban.

Tambahnya juga, dari pemeriksaan tersebut, didapati kurang lebih ada enam orang yang berasal dari luar Kota Bitung yang suhu tubuhnya lebih dari 38 derajat, ini termasuk tinggi, maka dengan terpaksa kami sarankan untuk kembali dan dikawal petugas sampai ke batas Kota, tentunya dengan mengisi formulir yang disiapkan.

“Bila yang bersangkutan merupakan warga Kota Bitung, mereka akan diarahkan untuk isolasi mandiri selama 14 hari dengan pengawasan petugas kesehatan dan keamanan, dibantu perangkat kelurahan setempat,” ujarnya.

Lomban menambahkan, ada beberapa jalan alternatif untuk masuk Kota Bitung, namun pihak keamanan telah menjaganya. “Selain jalan utama ini, ada jalan lain masuk Kota Bitung, kalau dari arah barat, sebelah kiri ada dua jalan masuk dan sebelah kanan ada empat, tapi petugas Dinas Perhubungan, Satpol-PP, TNI dan Polri telah menjaganya,” ungkap Lomban.

Dari penuturan dr Ika, personil Dinas Kesehatan saat pemeriksaan, memang diakui ada beberapa yang suhu tubuhnya tinggi, dan ketika didapati, langsung disarankakn kembali lagi dan tidak diberikan ijin masuk Kota Bitung. “Sebelumnya mereka masuk dalam bilik yang disiapkan PMI untuk penyemprotan Strong Acid yang aman untuk tubuh, kemudian dilanjutkan dengan pengukuran suhu tubuh,” ujarnya.

Yanto, Salah satu warga Minut yang sempat diperiksa mengaku sangat setuju dengan pengawasan tersebut. “Sangat setuju dengan pemeriksaan ini, agar kami terbebas dari Covid-19, pemeriksaan ini membuat kami nyaman,”ujarnya. Hadir juga dalam pengawasan pemeriksaan ini, Kadis Perhubungan Richie Tinangon, Dandim 1310 Bitung, Kusnandar Hidayat, dan Kapolres Bitung, AKBP FX Winardi Prabowo. (Yappi Letto)