ODP Covid-19 Sulut Kini di Bawah 200 Orang

oleh
(Ilustrasi: Istimewa)

MANADO— Selain empat pasien yang sudah dinyatakan sembuh, Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) juga melaporkan bahwa jumlah orang dalam pemantauan (ODP) berkurang menjadi 197 orang.

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Covid-19 Sulut, dr Steaven Dandel mengatakan bahwa jumlah ODP tersebut merupakan pertama kalinya berada pada posisi di bawah 200 orang sejak pandemi virus korona melanda Sulut. “Sementara yang telah selesai pemantauan jumlahnya ada 777 orang,” ujarnya saat video konferensi pada Minggu (26/4/2020).

Lanjut dia, pasien dalam pengawasan (PDP) yang sementara dirawat di sejumlah rumah sakit di Sulut sebanyak 63 orang dengan perincian di RSUP Prof Kandou ada 24 orang, RS Bhayangkara 11 orang, RSUD Anugerah Tomohon tiga orang, RS Wolter Mongisidi dua orang, RSUD Sam Ratulangi Tondano satu orang, RSUD Kotamobagu enam orang, RSUD Bolmut empat orang, RSUD Bitung empat orang, RS Pancaran Kasih Manado tiga orang, RS Bethesda satu orang.

“Kalau berdasarkan kabupaten/kota, maka di Manado sebanyak 20 orang, Tomohon enam orang, Minahasa empat orang, Minut tujuh orang, Bolsel satu orang, Bitung tujuh orang. Kemudian Minsel empat orang, Kotamobagu empat orang, Bolmut empat orang, Bolmong satu orang, Sangihe satu orang, Luar Wilayah satu orang dan ada tiga orang yang berum terverifikasi alamatnya,” terang dr Dandel.  Sementara itu, terdapat empat PDP yang dinyatakan meninggal dunia. Yang pertama ialah laki-laki, 57, asal Minahasa, yang bersangkutan memiliki penyakit penyerta seperti gagal ginjal dan observasi seperti tanda-tanda pneumonia.

“Yang kedua perempuan usia 44 tahun asal Bitung, yang ketiga pria umur 66 tahun asal Minut meninggal tadi di RS Walanda Maramis, kemudian yang terakhir pria 60 tahun asal Bitung yang meninggal di RSUD Manembo-nembo Bitung,” papar dr Dandel.

Dengan tambahan empat PDP yang meninggal, maka saat ini total ada 48 PDP yang meninggal dengan rincian tiga orang dinyatakan positif terjangkit Covid-19 dan 31 orang dinyatakan negatif. Sementara 14 orang masih menunggu hasil laboratorium. (Fernando Rumetor)