Kasus Curanmor Marak di Tengah Masa Pandemi Korona, Warga Diminta Waspada

oleh
Tampak, salah satu pelaku Curanmor berinisial RBL yang kembali diringkus Tim Rayon Polresta Manado. (FOTO: Deidy Wuisan)

MANADO – Kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) mulai marak di tengah masa pandemi virus korona (Covid-19). Hampir setiap hari Polresta Manado dan jajaran menerima laporan kehilangan sepeda motor dari masyarakat yang datang mengadu.

Banyak juga informasi yang didapat polisi kasus kehilangan sepeda motor yang diposting lewat akun media sosial (Medsos). Seperti halnya penangkapan salah satu pelaku curanmor yang tergolong spesialis di bidangnya tersebut.

Dia adalah RBL alias Randi, warga Kelurahan Malalayang Satu, Kecamatan Malalayang. Pelangkapan RBL berlangsung di wilayah Lorong Krida, Kecamatan Malalayang, sekira Pukul 21.30 WITA.

Penangkapan RBL sendiri bermula dari adanya postingan di medsos facebook pada Senin (20/4), yang menuliskan satu unit motor jenis Honda Vario DB 4293 MB milik Ahmad Nasri, mendadak hilang saat diparkir di sekitaran Kantor JNT Kawasan Megamas Manado.

Informasinya, pemilik kendaraan saat itu sedang mengantar paket kiriman dari JNT tempatnya bekerja. Nah, berdasarkan informasi lewat medsos tersebut, polisi langsung melakukan pengembangan dengan mengambil bahan keterangan (pulbaket).

Lewat keterangan yang diambil, polisi kemudian mengantongi identitas pelaku dan langsung melacak keberadaannya. Pelaku RBL berhasil diamankan di tempat kosnya, yang terletak di Kampung Aer Terang, Kecamatan Malalayang.

Pelaku diamankan bersama satu unit sepeda motor jenis matic Yamaha Mio IM3 DB 4340 BV, yang juga hasil curian pelaku. Polisi kemudian langsung membawa pelaku ke Mapolresta Manado.

Kasat Reskrim Polresta Manado AKP Tommy Aruan membenarkan adanya penangkapan pelaku curanmor tersebut.

“Pelaku sudah diamankan dan masih dilakukan pengembangan apakah masih ada aksi yang dilakukan pelaku di tempat lain. Sementara satu unit batang bukti Motor Mio IM3 DB 4340 BV, yang diamankan diserahkan di Polsek Malalayang,” ungkap mantan Kapolsek Sario itu.

Ditambahkan Aruan, maraknya kasus pencurian khususnya kendaraan roda dua akhir-akhir ini, diakibaatkan faktor ekonomi masyarakat yang menurun akibat adanya wabah virus korona.

“Faktor ekonomi menjadi salah satu hal yang mengakibatkan maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor. Itu sebabnya, kami menghimbau kepada masyarakat untuk waspada dan memperhatikan dengan seksama saat memarkir kendaraan”, pungkasnya. (deidy wuisan)