Rentan Terjangkit Covid-19, Ketua IDAI Sulut Ingatkan para Orang Tua

oleh -
(Ilustrasi: Istimewa)

MANADO- Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Cabang Sulawesi Utara (Sulut), dr Rocky Wilar mengingatkan para orang tua lebih waspada serta harus disiplin menjalankan protokol kesehatan dan imbauan dari pemerintah sehingga tidak menjadi jembatan menularkan virus korona (Covid-19) kepada anak-anak.

“Orang tua ketika pulang, belum cuci tangan langsung peluk anak. Kemudian ketika keluar rumah juga tidak pakai masker. Kan banyak terjadi orang tua ternyata sudah terpapar virus tapi tidak bergejala, ketika mereka peluk dan cium anaknya, anaknya akan terjangkit dan terpapar kemudian akan bergejala karena sistem imunnya belum kuat untuk melawan virus,” tutur Wilar kepada SINDOMANADO.COM, Minggu (24/5/2020).

Kepala Bagian/KSM Anak FK Unsrat-RSUP Prof Kandou Manado mengatakan bahwa anak-anak memiliki imunitas atau daya tahan tubuh yang masih rendah dibandingkan orang dewasa.

“Anak-anak itu rentan dan sensitif sekali. Anak-anak juga sangat dependent atau tergantung dengan orang tua, mau kasih tidur dan kasih makan itu dari orang tua, sehingga kalau orang tua tidak waspada dan disiplin ketika keluar rumah, maka ketika mereka pulang, bisa saja anak-anaknya kemudian terpapar,” jelasnya.

BACA JUGA : Pasien Anak Terkait Covid-19 Diharapkan Dirawat di Ruang Terpisah

Wilar tak menampik, saat-saat sulit seperti, para orang tua mau tak mau harus keluar bekerja untuk mencari nafkah, sebab bantuan dari pemerintah dan berbagai pihak tidak selalu datang, juga bantuan-bantuan tersebut tidak serat merta dapat menjamin keberlangsungan hidup mereka.

“Sehingga memang dari orang tua, maupun orang-orang yang ada di rumah seperti saudara-saudara, itu harus betul-betul disiplin menjalankan protokol kesehatan ketika keluar rumah. Tidak ada cara lain memang ketika orang tua harus bekerja mencari uang untuk makan, sulit, berat sekali memang,” tegasnya

Sebab tambahnya, Covid-19 merupakan penyakit yang sangat menular dan bisa menjangkiti siapa saja tanpa juga memandang latar belakang pekerjaan dan ekonomi seseorang.

“Penularannya cepat, berbeda dengan penyakit lain, penyakit ini menular sekali, dari satu orang bisa menjangkiti 2-3 orang dalam sehari, begitu seterusnya penyakit ini menjangkiti orang lain lagi,” tukasnya.

Dial akhir pembicaraan, dirinya tak henti-henti untuk mengingatkan para orang tua maupun masyarakat pada umumnya untuk terus disiplin menjalankan imbauan pemerintah.

“Ini semua demi kepentingan kita, orang tua kita anak-anak kita dan masa depan mereka serta bangsa indonesia. Kalau tidak ada urusan penting, lebih baik di rumah saja untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini,” tutupnya. (Fernando Rumetor)