Sejumlah RSUD Disiapkan Khusus untuk Tangani Pasien Covid-19

oleh -
Gubernur Olly Dondokambey saat memberikan keterangan kepada awak media di lobi Kantor Gubernur Sulut. (Rivco Tololiu)
MANADO – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menaruh perhatian serius terhadap peningkatan kasus Covid-19 yang berdampak terjadinya peningkatan pasien korona yang dirawat di sejumlah rumah sakit pemerintah dan swasta.
Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sulut melaporkan hingga Kamis (4/6), jumlah total kasus positif korona sebanyak 381 kasus. Rinciannya; 62 orang sembuh, 40 orang meninggal dan 279 orang dalam perawatan di rumah sakit.
“Pasien positif korona terus bertambah yang dirawat di sejumlah rumah sakit. Makanya, kita akan menyiapkan beberapa rumah sakit pemerintah yang khusus menangani pasien Covid-19,” ungkap Gubernur Olly Dondokambey, Jumat (6/6/2020).
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Provinsi Sulut ini mengatakan, rumah sakit pemerintah menangani pasien Covid-19 tersebut akan menerima khusus pasien korona.
“Jadi tidak menanangani pasien umum, tetapi hanya khusus korona. Ada beberapa RSUD yang disiapkan, dan sementara kita kaji,” ujarnya.
Orang nomor satu di Bumi Nyiur Melambai ini memberikan apresiasi khusus bagi rumah sakit swasta yang ikut berperan dalam penanganan pasien Covid-19.
“Tentunya, Pemprov Sulut sangat mengapresiasi rumah sakit-rumah sakit swasta yang dapat membantu pemerintah dalam penanganan pandemi korona ini,” tuturnya.
Baru-baru ini, Gubernur Olly meninjau Rumah Sakit Dr JH Awaloe yang terletak di Tateli, Kabupaten Minahasa.
Rumah sakit yang mempunyai fasilitas modern tersebut akan mulai beroperasi pekan depan.
“Ada 50 tempat tidur yang disiapkan rumah sakit tersebut untuk menangani pasien Covid-19. Ini juga sangat membantu,” tukasnya.
Mantan legislator Senayan ini memberi apresiasi kepada RS Dr JH Awaloe yang boleh berinvestasi untuk membangun sarana dan prasarana kesehatan di Bumi Nyiur Melambai.
“Saya kira, Pemprov Sulut juga bersyukur karena ada putra daerah yang boleh berinvestasi untuk sektor kesehatan di Sulut. Apalagi dapat membantu penanganan Covid-19,” pungkasnya. (rivco tololiu)