Orang Nomor Satu di Tomohon Ikut Coklit Serentak

oleh -
Melalui PPDP menyambangi kediaman Wali Kota Tomohon Jimmy Eman didampingi ketua KPU Tomohon untuk pelaksanaan Coklit serentak. (FOTO: Wailan Montong)
TOMOHON – Salah satu tahapan dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yakni terkait proses pencocokan dan penelitian(Coklit). KPU Tomohon salah satunya ambil bagian dalam kegiatan Coklit serentak, pada Sabtu (18/7/2020). Di awali apel akbar, para Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) menyambangi rumah-rumah pemilih.

Salah satu keluarga yang disambangi yakni keluarga orang nomor satu di Kota Tomohon yakni Eman-Mokoginta. Dengan menerapkan protokol kesehatan, petugas melakukan pencocokan data keluarga, personel PPDP didampingi ketua KPU Tomohon Haryanto Lasut. “Sebenarnya tahapan ini sudah dimulai sejak 15 Juli silam, tetapi hari ini diadakan Coklit serentak maka dari itu kami membagi tim untuk mendampingi PPDP terlebih mereka yang akan mengunjungi pejabat daerah,” terang Lasut.

Sementara itu Wali Kota Tomohon yakni Jimmy Eman mengakui sebagai warga kami tentunya berterima kasih telah didata oleh petugas sehingga nanti bisa menyalurkan hak pilih. “Melihat ini kami mengapresiasi baik petugas maupun dari KPU yang tetap mematuhi anjuran yang ada terkait protokol kesehatan. Kami berharap juga yang akan datang ke rumah-rumah wajib menyertakan surat tugas sehingga masyarakat mengetahui. Masyarakat Tomohon diyakini pemilih yang cerdas, kiranya bisa menggunakan hak pilih nanti dengan baik,” jelas Eman.

Dirinya menambahkan saat ini data pemilih yang ada di Tomohon sebanyak 76.038. “Sebagai pemerintah kami juga harus mendukung penuh jalannya Pilkada ini berjalan sukses. Apalagi Tomohon sempat meraih tingkat partisipasi tertinggi di Sulut, maka dari itu mari kita bersama-sama mensosialisasikan hal ini, apalagi kita nantinya akan menjalani pemilihan di tengah situasi pandemi,” harap Eman.

Selesai melakukan pemeriksaan data, dilanjutkan dengan penempelan sticker tanda sudah dilakukan coklit.

Proses Coklit ini masih akan berlanjut hingga 13 Agustus mendatang, apabila ada masyarakat kesulitan untuk mengecek, sekarang sistem teknologi bisa dicek ke situs Lindungi Hak Pilih sesuai identitas yang jelas. Seandainya belum terdaftar, bisa menghubungi petugas kami. (Wailan Montong)