BKKBN Sulut Gelar Rakornis Evaluasi Program Bangga Kencana di Semester I

oleh
Kepala Perwakilan BKKBN Sulut Diano Tino Tandaju memberikan laporan dalam kegiatan Rakornis Evaluasi Program Bangga Kencana. (Istimewa)

MANADO – BKKBN Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Kerja Sama Kemitraan/Reviu Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) Provinsi Sulut di Hotel Peninsula, Manado, Senin (7/9/2020).

Kepala Perwakilan BKKBN Sulut, Diano Tino Tandaju kesempatan itu memberikan laporan terkait rakornis yang tujuannya untuk mengevaluasi program kerja semester I tahun 2020.

“Inti dari reviu ini untuk melihat capaian program kerja, serta anggaran sampai dengan semester I. Lewat evaluasi tersebut akan diambil kesimpulan yang digunakan untuk stretegi realisasi program di semester II,” ujar Tandaju.

Dia menyebut, target Rencana Strategis (Renstra) 2020-2024 tetap menjadi prioritas untuk dituntaskan meski dalam siutasi saat ini masa pandemi Covid-19.

“Banyak target dan sasaran dari renstra tersebut baik pengendalian penduduk, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) serta lainnya. Itu menjadi prioritas kami untuk merumuskan arah kebijakan,” tukasnya.

Gubernur Sulut diwakili Asisten I Edison Humiang memberi apresiasi terhadap rakornis yang digelar BKKBN Sulut untuk mengevaluasi serta memacu program kerja di sisa tahun 2020.

“Pemprov Sulut terus mendukung berbagai program BKKBN Sulut, karena sangat strategis seperti pembangunan keluarga dan peningkatan IPM dalam program Bangga Kencana,” ucap Humiang.

Dia berharap, BKKBN terus memacu program kerja dengan rutin berkoordinasi dan bersinergi bersama Pemprov Sulut.

“Kita apresiasi karena banyak program BKKBN Sulut terbilang berhasil dan mendapat penghargaan dari pemerintah pusat,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Inspektur Wilayah I mewakili Kepala BKKBN RI, Vianney Widanarto mengatakan, BKKBN Sulut dapat mengintensifkan program KB dan mendukung program SDM Unggul.

“Itu menjadi harapan pak Presiden Jokowi bagi BKKBN. Koordinasi pembagian tugas untuk memastikan sinergi berbagai program sangat penting dilakukan untuk mewujudkannya,” tuturnya.

Widanarto juga memberikan apresiasi rakornis yang dilakukan BKKBN Sulut guna melakukan evaluasi program kerja yang berjalan di semester I.

“Apa yang menjadi target dalam Renstra 2020-2024 mesti dituntaskan lewat program kerja setiap tahun. Adanya evaluasi seperti ini, tentu akan menjadi satu wadah guna menetapkan program kerja kedepan yang lebih baik,” tandasnya. (rivco tololiu)