Pemerintah Pusat Tetapkan Sulut Sebagai Bumi Revolusi Mental se Indonesia

oleh -
Kepala Kesanbpol Sulut Steven Liow didampingi Kabid Wawasan Kebangsaan, John Suak menerima undangan yang diantar langsung staf Kemenko PMK RI. (Istimewa)

MANADO – Pemerintah Pusat menetapkan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) sebagai pusat pelaksanaan Gebyar Milenial Revolusi Mental se Indonesia pada 18 September mendatang. Ini menjadi kado istimewa menyambut HUT Provinsi Sulut ke-56.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sulut, Steven Liow mengatakan, kegiatan pembukaan Gebyar Milenilal Revolusi Mental Tahun 2020 serta Pencanangan Pertama Monumen Sulawesi Utara Bumi Revolusi Mental akan dihadiri langsung Ketua DPR RI, Puan Maharani.

“Kita sudah sepakat dengan pelaksanaan MoU bersama Kemenko PMK, bahwa Sulut nantinya akan ditetapkan sebagai Bumi Revolusi Mental se Indonesia,” ungkap Liow didampingi Kabid Wawasan Kebangsaan Kesbangpol Sulut, John Suak, Selasa (8/9/2020).

Menurutnya, pelaksanaan kegiatan ini didedikasikan kepada Gubernur Olly Dondokambey yang mampu mengimplementasikan Gerakan Revolusi mental melalui kerja nyata lewat program Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (ODSK) dan program kepada tokoh-tokoh agama serta gerakan bakobong.

Seperti diketahui, Sulut menjadi salah satu dari lima daerah yang ditunjuk Kemenko PMK sebagai pilot project program kegiatan Gerakan Revolusi Mental se-Indonesia.

Dari lima perwakilan itu, Menko PMK meminta daerah menyiapkan konsep Gerakan Revolusi Mental, khusus untuk milenial melalui rapat webinar di awal bulan Juli lalu.

“Sulut sendiri diberi kesempatan untuk menyampaikan program Gerakan Revolusi Mental yang pernah dilaksanakan, dan yang akan dilaksanakan, baik mulai tahun 2020 sampai 5 tahun kedepan,” ucap Liow.

Program itu disampaikan di hadapan Tim Asdep Revolusi Mental yang dipimpin Alfredo Sani Fenat selaku Asisten Deputi Bidang Kepemudaan Kemenko PMK RI.

Dalam paparan, Kabankesbangpolda Sulut menguraikan visi misi Pemprov Sulut dibawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw.

Visi misi ini diimplementasikan dalam program Pemprov Sulut yang selaras dengan program Pemerintah Pusat, khususnya Gerakan Revolusi Mental antara lain program ODSK, dan berbagai kegiatan aksi nyata mulai dari Revolusi Toilet, Bersih-bersih Pantai sampai Gerakan Ayo Bakobong.

Pemaparan Kaban Kesbangpol Sulut tersebut, mendapat perhatian Kemenko PMK RI, karena kegiatannya ikut melibatkan tokoh agama, LSM dan anak-anak muda. (rivco tololiu)