Sekdaprov Kukuhkan Pengurus DWP Kabupaten/Kota Masa Bakti 2019-2024

oleh -
Gubernur Olly Dondokambey secara simbolis menyerahkan bantuan gadget senilai Rp28 miliar untuk siswa kurang mampu. (istimewa)

MANADO – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menunjang penuh proses Pembelajaran Jarak Jauh (PPJ) selama masa pandemi Covid-19.

Salah satunya dengan memberikan bantuan senilai Rp28 miliar untuk pengadaan gadget bagi para siswa yang kurang mampu.

Gubernur Olly Dondokambey menyerahkan langsung bantuan tersebut dalam kegiatan Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakorev) PPJ di SMA Negeri 1 Manado, Senin (21/9/2020).

Gubernur mengatakan pemanfaatan teknologi jarak jauh tetap dilaksanakan sehingga pendidikan tidak ada yang tertinggal.

“Pemprov Sulut terus mendorong dengan memberikan bantuan gatget dan pulsa. Bahkan berbagai upaya seperti perbaikan jaringan internet juga dilakukan. Sehingga tidak ada keterlambatan dalam belajar mengajar,” ungkapnya.

Dia menyebut, Pemprov Sulut tengah menyiapkan program belajar tatap muka, dengan catatan mengedepankan protokol Covid-19. Rencananya akan menyasar wilayah Kepulauan Talaud.

“Kalau sekolah tatap muka, setiap siswa harus disiplin menjalankan protokol Covid-19. Demikian juga di rumah, supaya program dapat dilaksanakan dengan mekanisme satu minggu tatap muka di sekolah, dua minggu di rumah,” sebutnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulut, dr Grace Punuh menjelaskan, total nilai bantuan yang dikucurkan untuk menunjang program dalam jaringan (daring) maupun luar jaringan (luring) mencapai Rp125 miliar.

“Bantuan itu direalisasikan untuk bantuan peralatan pendidikan, media pendidikan, Program Indonesia Pinter (PIP) sebesar Rp125,18 miliar. Terserap dalam media pendidikan untuk SMA SMK senilai Rp89 miliar. Selanjutnya PIP Rp8,4 miliar, pengadaan tablet Rp28, 3 miliar, berikut 70 ribu kartu telkomsel,” bebernya.

Punuh juga mengakui Provinsi Sulut mendapat apresiasi dari pemerintah pusat sebagai provinsi terbaik penyelenggaraan PJJ.

“Respon pemerintah pusat terhadap PJJ adalah terbaik seluruh Indonesia. Artinya meski orang tua seringkali kewalahan, demikian juga guru, tetapi tetap proses belajar daring dan luring dilaksanakan dengan baik,” tukasnya. (rivco tololiu)