BKKBN Sulut dan Komisi IX DPR RI Sosialisai Program Bangga Kencana di Minsel

oleh -
Deputi ADPIN BKKBN RI, Nofrijal dan Kepala Perwakilan BKKBN Sulut Tino Tandaju bersama Ketua IX DPR RI Felly Runtuwene dalam giat sosialisasi program Bangga Kencana. (Istimewa)

MINSEL – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi menggelar kegiatan peninjauan Kampung KB dan sosialisasi program Bangga Kencana di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).

Dalam peninjauan Kampung KB di Desa Tangkuney, Kecamatan Tumpaan, Sabtu (26/9), Kepala Perwakilan BKKBN Sulut, Tino Tandaju mendampingi Deputi Advokasi Penggerakkan dan Informasi (ADPIN) BKKBN RI, Nofrijal yang melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Sulut.

Nofrijal sendiri memberi apresiasi kepada BKKBN Sulut karena program KB berjalan baik di semua daerah.

“Seperti halnya Kampung KB ini yang dapat menjadi percontohan untuk desa-desa yang lain di Sulut. Saya berharap program ini dapat terus didorong agar hasilnya bisa maksimal,” ungkap Nofrijal.

Setelah itu, BKKBN Sulut bersama mitra kerja dari Komisi IX DPR RI melakukan sosialiasi advokasi dan KIE program Bangga Kecamatan di Desa Lelema dan Desa Popontolen, Minsel, Minggu (27/9/2020).

Deputi ADPIN BKKBN RI, Nofrijal dan Kepala Perwakilan BKKBN Sulut, Tino Tandaju turut hadir mendampingi Ketua Komisi IX DPR RI, Felly Runtuwene.

Felly sendiri kesempatan itu mengatakan, sebagai mitra kerja BKKBN pihaknya akan membantu realiasi program-program strategis yang berjalan di daerah.

“Contohnya program Bangga Kencana yang dulunya adalah KKBPK. Program ini sangat penting karena menjadi salah satu program prioritas pemerintah pusat,” ucap Felly.

Dia juga memberi apresiasi berbagai program yang dijalankan BKKBN Sulut dengan berkoordinasi dan bersinergi bersama pemerintah daerah (pemda) setempat.

“Kita berharap koordinasi dan sinergi ini terus dibangun, agar apa yang menjadi target kerja dari BKKBN Sulut bisa terlaksana dengan baik di Bumi Nyiur Melambai,” tuturnya.

Sebelumnya, BKKBN Sulut memaknai Hari Kontrasepsi Sedunia yang jatuh pada 26 September dengan melakukan kegiatan senam sehat bersama. Senam tersebut diikuti seluruh jajaran yang berlangsung di halaman Kantor BKKBN Sulut, Jumat (25/9).

“Momentum peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia tahun ini berbeda dari biasanya, karena masih dalam masa pandemi Covid-19. Meski begitu, ini tidak menjadi halangan untuk mewujudkan target dan program kerja yang sudah direncanakan,” ungkap Kepala Perwakilan BKKBN Sulut, Tino Tandaju.

Dia mengakui, evaluasi program kerja untuk semester II sudah dilakukan pihaknya, di mana telah dirembuk bersama guna mengambil langkah dan kebijakan dalam merealisasikan program kerja.

“Kita sudah gelar rapat evaluasi waktu lalu bersama semua instansi BKKBN di kabupaten/kota dan dinas terkait. Kita juga berupaya, agar apa yang sudah direncanakan bisa dicapai meski dalam situasi pandemi saat ini,” tandasnya. (rivco tololiu)