Kandouw Akui Lansia dan Milenial Generasi Pendoa dan Harapan Bangsa

oleh
Steven Kandouw sewaktu kegiatan bersama para Lansia. (istimewa)

MANADO – Steven Kandouw dan istri dr Kartika Devi Tanos ternyata menjadi sosok yang dirindukan di mata para milenial dan orang tua yang lanjut usia (Lansia).

Betapa tidak, dua generasi berbeda zaman ini, mendapat tempat istimewa dari dua pasangan suami istri tersebut.
Di mata Steven-Devi, para Lansia seperti orang tua sendiri dan diyakini mereka selalu berperan menjadi pendoa bagi Bangsa Indonesia dan daerah Sulut, terutama bagi keluarga.

Demikian juga untuk kaum milenial dan generasi muda, Steven dan Devi melihat mereka seperti anak sendiri yang merupakan harapan bagi terwujudnya cita-cita kemajuan dan kemajuan bangsa dan daerah Bumi Nyiur Melambai di masa depan.

dr Kartika Devi sangat dekat dengan para milenial. (istimewa)

“Lansia dan milenial adalah pendoa dan harapan bangsa, daerah dan keluarga,” ungkap Steven dan Devi, Sabtu (3/10/2020).

Sikap menempatkan dua generasi secara istimewa, membuat keduannya ‘disayang’ Lansia dan digandrungi milenial’.

Memang, Steven Kandouw yang meripakan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sulut berpasangan dengan Calon Gubernur Olly Dondokambe di Pilkada 2020 ini, diketahui merupakan Ketua Lansia Sulut.

Ia memiliki tanggungjawab moral memperhatikan keberadaan para oma-opa di Sulut. Setiap kebijakannya sebagai pemimpin Sulut mendampingi Gubernur Olly Dondokambey yang kini sedang menjalani cuti, tidak pernah menyampingkan nasib para Lansia di daerah.

Tak hanya sekedar mewujudkan kebijakan-kebijakan program melalui instansi terkait, akan tetapi ia pun selalu memotivasi para Lansia untuk tetap berkarya maksimal di usia senja.

“Kita jangan menempatkan para Lansia sudah tak lagi bisa berbuat apa-apa. Contohnya di Jepang dan negara Barat, justru banyak Lansia masih terus bekerja dan menghasilkan karya,” urainya dalam berbagai kesempatan.

Hal itu juga didukung penuh sang istri, dr Devi terlihat sangat aktif mendampingi istri Gubernur Sulut, Rita Maya Tamuntuan dalam berbagai kegiatan mensupport para Lansia.

Di sisi lain, karakter Steven Kandouw yang humanis, sportif, tanpa neko-neko dan didukung basic pendidikan, ternyata mendapat tempat di hati kaum milenial generasi muda di daerah ini.

“Pak Olly dan pak Steven sangat peduli dengan perkembangan prestasi olahraga atlit junior dan E-sport,” ujar Jonathan, atlit junior tenis meja Sulut.

“Kami melihat pak Steven Kandouw paling mewakili kaum milenial diantara para calon kepala daerah lain. Cukup paripurna mendampingi pak Olly yang tak perlu disangsikan lagi ketokohannya,” ujar Dr Mario Tulenan, akademisi dan praktisi Lembaga Penelitian.

Terlihat aktif dengan kaum milenial ternyata juga telah dilakoni sang istri, dr Devi sejak masih remaja.
Terbukti, dengan didikan keras sebagai anak tentara dirinya berhasil menyabet Noni Sulut. Bahkan hingga saat ini dr Devi terus aktif bergaul langsung membangun mental dan karakter generasi muda di berbagai bidang, termasuk melalui organisasi yang dipimpinnya, Ketua Ikatan Nyong dan Noni (INN) Sulut. (rivco tololiu)