KPU Manado: Masyarakat Jangan Takut ke TPS, Semua Sudah Sesuai Protokol Covid-19

oleh -
Tampak Media Gathering KPU Manado membahas persiapan simulasi pemungutan dan penghitungan suara pada Jumat (20/11/2020). (Foto: Fernando Rumetor)

MANADO- Setelah sebelumnya beberapa Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten dan kota serta KPU Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) telah melaksanakan simulasi pemungutan dan penghitungan suara, kini giliran KPU Kota Manado yang menggelar kegiatan serupa. KPU pun mengadakan media gathering terkait persiapan simulasi.

Disampaikan Ketua KPU Manado, Jusuf Wowor, kegiatan simulasi akan dilangsungkan di Lapangan Bantik Malalayang pada Sabtu (21/11/2020) esok. “Simulasi akan berjalan sesuai waktu pemungutan dan penghitungan suara pada 9 Desember 2020. Jadi sejak pukul 7 pagi, proses pungut hitung sudah dimulai,” ujarnya saat media gathering, Jumat (20/11/2020).

Ditambahkan Komisioner KPU Manado, Sahrul Setiawan, pihaknya telah mempersiapkan betul segala protokol kesehatan, guna mencegah penyebaran Covid-19 dilingkungan tempat pemungutan suara (TPS). Sehingga, masyarakat tak perlu takut untuk menyalurkan hak pilihnya di TPS.

“TPS kami aman, KPPS kami sehat, protokol Covid-19 kami jalankan sebaik mungkin. Kami juga mendistribusikan desinfektan. Jadi sebelum mulai proses pemungutan suara, akan dilakukan penyemprotan desinfektan, dan hal itu akan dilakukan secara berkala,” jelasnya.

Dikatakan Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan itu, pihaknya menyediakan tempat cuci tangan di pintu masuk maupun pintu keluar TPS. Masyarakat yang datang juga akan diukur suhu tubuhnya. Lalu ketika masuk ke dalam TPS, masyarakat akan diberikan sarung tangan plastik sebelum mengambil surat suara dan mencoblos.

“TPS juga ramah disabilitas. Saat Bimtek kami sudah sampaikan ke KPPS agar lokasi TPS tidak boleh di lantai dua, lalu tidak boleh becek. Juga untuk bilik dan kotak suara, meja yang digunakan tidak boleh ada tempat kaki, sehingga tidak menyulitkan teman-teman disabilitas yang menggunakan kursi roda,” tandas Sahrul.

Selain itu, dalam undangan yang akan disampaikan kepada masyarakat Kota Tinutuan, pihaknya akan memberitahukan apa-apa saja yang harus dibawa masyarakat ketika datang ke TPS, seperti Masker dan alat tulis sendiri. Dalam undangan itu juga akan tercantum jam dan waktu untuk masyarakat dapat menyalurkan suaranya. (Fernando Rumetor)