DAW Bersama AHASS Terus Berikan Promo Service Tahun Baru di Bengkel Resmi

oleh -
(FOTO: Istimewa)

MANADO – Dalam memberikan pelayanan terbaik bagi konsumen pengguna Sepeda Motor Honda, PT Daya Adicipta Wisesa bersama jaringannya bengkel resmi AHASS terus berinovasi memberikan promo layanan serta kenyamanan pelayanan purna jual bagi para pengguna Sepeda Motor Honda yang ada di Sulawesi Utara, Gorontalo dan Maluku Utara (Sulutgomalut).

Memasuki tahun 2021 ini, AHASS kembali memberikan promo servis khusus bagi pengguna skutik Honda yakni cukup bayar 125 ribu sudah bisa mendapatkan layanan servis lengkap, ganti Oli (SPX) dan Oli Gear.

Tidak hanya itu, bagi pengguna Sepeda Motor bebek Honda dapatkan promo cukup bayar 115 ribu sudah bisa mendapatkan layanan servis lengkap, ganti Oli (SPX) dan busi sedangkan bagi pengguna Sepeda Motor Sport Honda cukup bayar 160 ribu sudah bisa mendapatkan layanan servis lengkap dan ganti Oli (SPX).

Selain itu, bagi setiap pembelian Drive Belt, Ban Luar dan Saringan udara mendapatkan diskon 8%. Promo tersebut sudah termasuk gratis 8 poin safety check dan berlaku untuk semua type motor Honda.

Menurut Haditya Senoadji, Technical Service Dept. Head PT. DAW, promo AHASS ini diberikan sebagai bentuk layanan Honda kepada konsumen yang sudah setia menggunakan sepeda motor Honda serta mempercayakan layanan sepeda motornya dibengkel resmi AHASS Honda.

Untuk menunjang pelayanan purna jual Sepeda Motor Honda, hingga saat ini DAW telah memiliki 53 bengkel resmi AHASS yang tersebar di Sulawesi Utara, Gorontalo dan Maluku Utara. Didukung dengan tenaga mekanik yang handal, bengkel resmi AHASS terus memberikan pelayanan yang terbaik tentunya dengan menggunakan suku cadang asli Honda dan AHM Oil.

“AHASS memberikan pelayanan servis yang terbaik serta menggunakan sparepart dan oli asli dari Honda yang tentunya dapat membuat sepeda motor Honda anda lebih nyaman dan mesin lebih awet. Konsumen juga tidak perlu ragu membawa Motor Honda kesayangannya ke bengkel resmi AHASS Honda karena pelayanan kami sudah menerapkan protokoler New Normal,” ujar Haditya. (Fernando Rumetor/*)