Pemprov Bantu Penanganan Sampah di Manado, Sekkot Micler Instruksikan Camat Maksimalkan Armada di Wilayah Masing-Masing

oleh -
Rapat pembahasan penanganan sampah di Kota Manado yang dipimpin Sekretaris Kota Micler Lakat di Pendopo Kantor Wali Kota Manado.

MANADO – Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sumompo yang sudah kelebihan kapasitas berimbas pada penimbunan sampah di hampir semua sudut Kota Manado.

Melihat kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara siap membantu Pemerintah Kota Manado menangani persoalan sampah yang banyak dikeluhkan masyarakat. Kepastian ini disampaikan Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Philip Sondakh dalam rapat terbatas penanganan sampah di Pendopo Kantor Wali Kota Manado, Rabu (3/2/2021).

Menurut Sondakh, Pemprov akan meminjamkan dua eskavator untuk digunakan di TPA Sumompo dan puluhan truk angkutan sampah untuk membantu penanganan sampah di Manado. “Semua alat berat dan mobil sampah berserta operator dan sopir bisa digunakan Pemkot Manado sampai permasalahan sampah ini selesai,” ujar Sondakh.

Tampah hadir sejumlah kepala perangkat daerah terkait dan camat se-Kota Manado.

Bahkan, lanjut dia, pemprov telah meminta Pemerintah Kabupaten Minahasa untuk mempersilahkan sampah di Manado dibuang di TPA Kabupaten Minahasa dengan syarat sampah yang dibuang adalah sampah organik jadi harus dilakukan pemilahan terlebih dahulu. “Karena TPA Minahasa menggunakan sistem sanitary landfield maka hanya sampah organik yang bisa masuk di TPA Minahasa,” tukas Sondakh.

Sementara itu, Sekretaris Kota (Sekkot) Manado Micler Lakat meminta kepada para camat untuk proaktif dalam penanganan sampah dengan menggerakkan semua semua armada dan memastikan sampah di wilayah masing-masing bisa diangkat. “Siapkan titik kumpul motor sampah di setiap kelurahan yang nantinya akan dijemput oleh truk sampah bantuan pemprov maupun truk sampah masing-masing kecamatan,” pinta Micler.

Ia menegaskan, camat harus bisa menyosialisasikan kembali kepada warga untuk tidak membuang sampah di jalan-jalan protokol. “Jalan protokol harus bebas sampah dan semoga dengan adanya bantuan alat berat ini masalah sampah bisa teratasi dengan baik sehingga tidak ada lagi tumpukan sampah di sudut Kota Manado,” pungkasnya.

Rapat terbatas penanganan sampah turut dihadiri Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Heri Saptono, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Budi Paskah Yanti Putri, Kepala Bapelitbangda Lily Tambajong, Kepala Bagian Pemerintahan dan Hubungan Masyarakat Sonny Takumansang serta para Camat se-Kota Manado. (kimgerry)