Dishutda Sulut Optimalkan Rehabilitasi Lahan Kritis, Pembuatan DAM Penahan dan Gully Plug

oleh -
Rainier Dondokambey, Kepala Dishutda Provinsi Sulut. (foto: istimewa)

MANADO – Dinas Kehutanan Daerah (Dishutda) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) terus menggenjot sejumlah program kerja untuk menunjang program Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (ODSK).

Untuk tahun 2021 ini, sedikitnya ada enam program prioritas yang akan dioptimalkan dalam menunjang visi dan misi Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw di periode kedua.

Kepala Dishutda Sulut, Rainier Dondokambey menjelaskan, enam program prioritas tersebut yakni pemberdayaan masyarakat melalui Alat Ekonomi Produktif (AEP) di Sembilan KTH, rehabilitasi lahan kritis melalui hutan rakyat seluas 1.325 hektare (ha), pembuatan DAM penahan sebanyak 28 unit oleh kelompok masyarakat, pembuatan Gully Plug sebanyak 154 unit oleh kelompok masyarakat dan patrol pengamanan hutan.

“Enam program prioritas ini sudah mulai dijalankan untuk memaksimalkan program ODSK,” ungkap Dondokambey, Minggu (28/2/2021).

Ia menambahkan, keberadaan hutan di Provinsi Sulawesi Utara mempunyai banyak potensi yang tentunya dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.

“Oleh karena itu, kita mempunyai Kelompok Tani Hutan (KTH) yang secara rutin diberikan bantuan baik berupa peralatan untuk dapat mengelola hasil-hasil hutan dalam peningkatan perekonomian masyarakat,” tuturnya. (rivco tololiu)