Genjot Pemanfaatan Pasar Digital, Bandara Sam Ratulangi Manado Sosialisi ke UMKM

oleh -
Tampak sosialisasi Pasar Digital (PaDi) kepada beberapa UMKM, kemarin. (Foto: Istimewa)

MANADO – Dalam rangka mendukung dan mewadahi UMKM untuk semakin mudah dijangkau dengan memanfaatkan platform digital PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Sam Ratulangi Manado mengadakan sosialisasi terkait pengenalan website Pasar Digital (PaDi) pada Rabu (5/5/2021).

Kegiatan yang dilaksanakan di ruang rapat Piere Tendean Kantor PT Angkasa Pura I (Persero) Manado ini merupakan salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) dari pihak PT. Angkasa Pura I (Persero).

Dimana sosialisasi ini bertujuan untuk memperkenalkan kepada pelaku UMKM bagaimana melakukan proses pendaftaran pada website PaDi serta bagaimana cara menggunakannya.

PaDi UMKM sendiri merupakan platform yang dibentuk untuk mempertemukan BUMN dan UMKM dengan harapan dapat mengoptimalkan, mempercepat serta mendorong efisiensi transaksi belanja BUMN pada UMKM.

Dengan diadakannya sosialisasi tersebut, diharapkan dapat memberikan manfaat kepada pelaku UMKM dalam meningkatkan penjualan apalagi pada masa pandemi saat ini.

Hal ini sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 17 di bidang kemitraan guna menguatkan ukuran implementasi dan merevitalisasi kemitraan global untuk pembangunan yang berkelanjutan.

Serta SDGs nomor sembilan di bidang industri, inovasi dan infrastruktur dalam meningkatkan akses industri dan perusahaan skala kecil.

Stakeholder Relation Manager, Yanti Pramono mengharapkan kepada 12 pelaku UMKM yang hadir dalam sosialisasi tersebut, agar dapat memanfaatkan platform Pasar Digital (PaDi) UMKM ini secara maksimal.

“Dalam website ini konsumen atau pelanggan cenderung akan direkomendasikan pada lokasi atau jarak tempat tinggal yang sesuai dengan pelaku UMKM,” ujar Yanti dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOMANADO.COM.

“Diharapkan juga Pasar Digital ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk pengembangan usaha masing-masing dan tidak perlu takut untuk bersaing dengan harga barang ataupun jasa,” kuncinya. (Fernando Rumetor)