Harga Daging di Kota Manado Merangkak Naik

oleh
egawai salah satu pasar ritel modern sedang memotong daging sapi sesuai permintaan pembeli. (FOTO: Fernando Rumetor)

 

MANADO – Beberapa hari menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H, harga daging di beberapa pasar tradisional yang ada di Kota Manado terpantau merangkak naik. Kenaikan itu pun tak ditampik oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulawesi Utara (Sulut) Edwin Kindangen melalui Kabid Perdagangan Dalam Negeri, Ronny Erungan saat dihubungi, kemarin. “Memang ada sedikit kenaikan harga daging ayam dan dagin sapi, dimana daging ayam terpantau mengalami kenaikan sebesar Rp2.000 per kilogram dan daging sapi mengalami kenaikan sebesar Rp5.000 per kilogram,” tukas Erungan, Senin (10/5/2021).

Kendati demikian, kenaikan ini dirasanya masih belum terlalu tinggi. “Presentasi kenaikan ini belum terlalu besar. Akan tetapi kami pastikan bahwa daging sapi tidak akan langka, karena dari Bulog juga mempunyai stok daging sapi beku yang cukup untuk memenuhi kebutuhan di Sulut,” ungkapnya. Menurut dia, harga jual daging sapi di pasar tradisional yang saat ini berkisar antara Rp115.000 sampai Rp120.000 per kg masih bisa dimaklumi karena saat ini momen masyarakat membeli daging sapi untuk dijadikan salah satu hidangan saat Lebaran nanti.

“Karena saat ini momennya masyarakat belanja banyak, makanya kita masih melihat harga ini masih belum terlalu ekstrim kenaikannya. Kecuali sudah sentuh Rp130.000 per kg baru itu bisa dikatakan kenaikan harganya sudah tinggi,” kata Erungan. Nantinya, apabila harga sudah melambung tinggi, barulah stok daging sapi beku milik Bulog Divre Sulut akan disalurkan ke pasar-pasar yang ada. “Untuk stok daging sapi di Bulog sendiri saat ini kurang lebih ada dua ton,” tuturnya.

Sementara itu, untuk daging ayam, kata Erungan, meski ada kenaikan harga, tetapi kenaikan yang terjadi juga belum signifikan. “Daging ayam biasanya dijual seharga Rp32.000 per kg, sekarang sudah sampai Rp35.000 per kg,” pungkasnya. Diketahui, pasokan daging ayam di Sulut berasal dari dalam daerah maupun dari luar daerah yakni Surabaya. “Kalau untuk daging sapi masih dipasok dari dalam daerah. Pasokan dari luar tidak banyak, palingan dari hotel-hotel disini yang memasok daging sapi khusus dari luar,” jelasnya.

Sementara itu, pantauan di pasar-pasar tradisional memang harga jual dagin sapi bervariasi antara Rp115.000 sampai dengan Rp120.000 per kg. Sedangkan di pasar ritel modern sendiri, harganya bervariasi tergantung dari jenis daging sapi yang ada, mulai dari Rp120.000 sampai Rp170.000 per kg. (Fernando Rumetor)