Olly Dondokambey Sebut Sektor Pertanian Topang Pertumbuhan Ekonomi Sulut di Masa Pandemi

oleh -
Gubernur Olly Dondokambey saat menghadiri Puncak Dies Natalis Fakultas Pertanian Universitas Samratulangi Manado di ruang Auditorium Unsrat. (istimewa)

MANADO – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey mengakui sektor pertanian punya peran besar dalam menopang pertumbuhan ekonomi Sulut di masa pandemi Covid-19.

Itu disampaikannya saat menghadiri Puncak Dies Natalis Fakultas Pertanian Universitas Samratulangi Manado di ruang Auditorium Unsrat, Senin (31/5/21).

Gubernur turut didampingi Ketua TP PKK Sulut, Rita Tamuntuan. Kesempatan itu, Olly menjelaskan pertumbuhan ekonomi di Sulut bertumbuh 1,87% di semester pertama.

“Dan di semester ke empat terakhir kita masih mines 3,4% dalam peningkatan dari semester pertama sampai sekarang ini. Hampir 6% sampai kita bisa mencapai positif pertumbuhan ekonominya dan semuanya itu, sekira 23% disumbangkan dari pertanian yang ada di Sulut,” jelasnya.

“Tentunya ini sangat membanggakan dari 10 provinsi yang pertumbuhan ekonominya positif, Sulawesi Utara berada di rangking ke 5 dan pertumbuhan ekonomi kita merata di 15 kabupaten kota,” sambungnya.

Diketahui, Pemprov Sulut dalam program kerja RPJMD di 2021 sampai 2026 nanti menargetkan untuk meningkatkan infrastruktur pertanian serta memperbaiki Irigasi.

Pemprov Sulut juga telah mempersiapkan Perda Irigasi guna menunjang program pertanian di daerah ini.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan kesepakatan bersama di bidang pertanian dengan para kelompok tani dan empat kepala daerah yang disaksikan langsung oleh Gubernur Sulut, Rektor Unsrat, dan Dekan Faperta.

Setelah melakukan penandatanganan, Gubernur Olly dan tamu undangan langsung menuju tempat pelepasan ekspor kemoditas pertanian Sulut senilai Rp78,7 miliar.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulut mengucapkan selamat merayakan Dies Natalis yang ke 61 Fakultas Pertanian Unsrat, serta mengapresiasi penandatangan MOU dan PKS Rektor Unsrat dan empat kepala daerah di Sulawesi Utara,” kuncinya. (rivco tololiu)