TALAUD – Putri ketiga pasangan Frans Wiel Lua dan Ibu Joune Sandra Longdong, yakni Asmitha Putri Lahlian Lua, resmi dilantik dan diambil sumpah sebagai Srikandi Bintara TNI-AL pertama di tanah Porodisa.

Dibuktikan pada Sabtu (28/8 2021) seorang pemudi asal Kabupaten Kepulauan Talaud telah berhasil menempuh Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) PK TNI AL Angkatan XLI tahun 2021 dan kemudian dilantik dan diambil sumpah sebagai seorang Prajurit Wanita TNI AL pertama di Talaud.

Diketahui, kemampuan pemuda pemudi dari wilayah perbatasan sesungguhnya tidak kalah dengan pemuda pemudi dari daerah lainnya di Indonesia.

Asmitha Putri Lahlian Lua merupakan salahsatu dari 10 wanita atau satu dari 99 prajurit Dikmaba yang dilantik dan diambil sumpah prajurit oleh Komandan Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Laut (Dankodilatal) Laksamana MadyaTNI Nurhidayat,S.H.,M.A.P. bertempat di dermaga Layang Mako Lantamal VI Makassar.

Dihari yang sama, telah dilantik 249 siswa Dikmaba dan Dikmata yang terdiri dari 99 siswa Dikmaba (89 pria dan 10 wanita) serta 150 siswa Dikmata. Setelah pengambilan sumpah dan pelantikan, para Bintara dan Tamtama TNI AL yang baru tersebut akan melanjutkan pendidikan dasar golongan dan pendidikan dasar golongan lanjutan.

Kebanggaan dan juga rasa bahagia tentu saja tidak hanya dirasakan oleh Asmitha Putri selaku Bintara TNI AL yang baru dilantik, namun juga bagi kedua orang tua dan juga masyarakat Talaud.

Hal tersebut, dikarenakan yang bersangkutan mungkin adalah wanita/pemudi pertama asal daerah perbatasan di bibir Samudera Pasifik di beranda terutara NKRI yang dilantik sebagai prajurit wanita TNI AL.

Danlanal Melonguane, Letkol Marinir Adi Sucipto,S.T.,M.Tr.Hanla menyampaikan rasa bangga dan senangnya karena diantara 249 siswa Dikmaba dan Dikmata yang dilantik beberapa diantaranya merupakan putra putri asli Talaud, termasuk Asmitha Putri.

“ Dengan dilantiknya Asmitha Putri sebagai Bintara TNI AL dan juga beberapa siswa Dikmaba dan Dikmata lainnya yang berasal dari Talaud menunjukkan bahwa pemuda pemudi Talaud memiliki kemampuan yang tidak kalah dengan pemuda pemudi dari wilayah lainnya di Indonesia.

Untuk lulus dalam seleksi penerimaan serta menyelesaikan pendidikan dengan baik, tentu saja semuanya tergantung dari kemampuan yang dimiliki oleh mereka sendiri. Perekrutan prajurit TNI AL tidak dipungut biaya apa pun, artinya mereka yang lulus dan dilantik adalah benar-benar memiliki kemampuan.

” Kami selaku kesatuan di wilayah yang diberikan amanah dan perintah untuk membina mereka pada saat sebelum tes hanya sebatas membina, selebihnya semua tergantung dari kemampuan, tekad dan semangat mereka dalam mengikuti bebrbagai rangkaian materi seleksi dan juga saat melaksanakan pendidikan,” pungkas Danlanal.

Kami turut bangga dan juga senang, dikarenakan nantinya mereka akan bergabung bersama kami, menjadi mitra kami dalam mengawaki dan memajukan organisasi TNI AL. Bahkan mungkin nanti beberapa dari mereka nantinya dapat mengawaki Lanal Melonguane yang berada di wilayah perbatasan ini dan bersama-sama kami untuk mengabdi kepada negara ini untuk menjaga wilayah perbatasan dan juga membantu pembangunan dan kemajuan masyarakat.

Mengutip dari pernyataan Joune Sandra Longdong yang merupakan Ibu dari Srikandi Muda Bintara TNI AL tersebut, diperoleh keterangan bahwa tekad dan semangat Asmitha Putri untuk menjadi prajurit TNI AL sangatlah tinggi. Selama tiga tahun Yang bersangkutan tanpa mengenal lelah dan selalu optimis untuk meraih cita-citanya sebagai prajurit TNI AL dan ia selaku orang tua sangat merasa bahagia dan bersyukur atas dilantiknya putri ketiganya menjadi Bintara TNI AL.

Diharap kedepannya akan semakin banyak pemuda pemudi asal perbatasan yang menjadi prajurit TNI AL. Ia berharap dengan dilantiknya Asmitha Putri dan beberapa rekannya yang berasal dari Talaud menjadi prajurit TNI AL dapat menjadi contoh yang baik serta memberikan motivasi dan juga semangat kepada pemuda-pemudi lainnya untuk lebih maju dalam menggapai cita-cita. Ia pun kembali menyempaikan bahwa Lanal Melonguane akan membantu dalam melaksanakan pembinaan bagi para pemuda pemudi Talaud yang ingin mendaftar menjadi prajurit TNI AL secara gratis bertempat di Mako Lanal Melonguane.

“Ayo para pemuda pemudi Talaud, pacu semangat, giat belajar dan berlatih, hindari pergaulan atau pengaruh-pengaruh yang negatif, siapkan diri anda untuk menyongsong cita-cita dan masa depan anda. Jangan terlena dan bermalas-malasan, manfaatkan waktu dan kesempatan yang ada untuk membangun dan mengembangkan diri. Kalian adalah calon-calon pemimpin bangsa dan negara ini di masa depan, kalian akan menjadi tulang punggung negara ini, kalian adalah harapan bangsa ini di masa depan. Tunjukkan kalau kalian mampu, tunjukkan kalau kalian tidak kalah dengan pemuda pemudi lainnya. Tanda’su Laudu Sawanna, Benteng Kokoh di Perairan Nusa Utara,” paparnya. (Jasman)