MANADO – Bank SulutGo (BSG) menegaskan komitmennya dalam memperkuat budaya menabung dan meningkatkan literasi keuangan generasi muda di Sulawesi Utara.

Komitmen tersebut kembali ditunjukkan melalui keterlibatan BSG dalam Puncak Hari Indonesia Menabung (HIM) dan Bulan Literasi Keuangan (BLK) 2026 yang digelar Kamis (20/8/2026).

Direktur Umum Bank SulutGo, Joubert Dondokambey, hadir dalam kegiatan yang melibatkan lebih dari 1.000 pelajar dan mahasiswa dari 22 sekolah dan perguruan tinggi se-Sulawesi Utara tersebut.

Kehadiran BSG menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara industri perbankan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam membangun generasi muda yang semakin memahami pentingnya pengelolaan keuangan.

Sebagai Bank Pembangunan Daerah sekaligus “Torang pe Bank”, BSG melihat budaya menabung sejak usia muda sebagai salah satu fondasi penting dalam membentuk kebiasaan finansial yang sehat.

Karena itu, BSG terus mendorong pemanfaatan produk simpanan yang dapat diakses dan sesuai dengan kebutuhan pelajar serta generasi muda.

Dua produk yang menjadi bagian dari upaya tersebut adalah Simpanan Pelajar (SimPel) dan Simpanan Mahasiswa dan Pemuda (SiMuda).

Melalui produk tersebut, BSG berupaya memperkenalkan layanan perbankan kepada generasi muda sekaligus membiasakan mereka untuk menyisihkan dan mengelola uang secara lebih terencana.

Penguatan budaya menabung ini menjadi semakin penting seiring dengan capaian literasi dan inklusi keuangan Sulawesi Utara yang berada di atas rata-rata nasional.

Berdasarkan data OJK, indeks literasi keuangan Sulawesi Utara mencapai 69,98 persen, sedangkan inklusi keuangan berada pada angka 94,37 persen. Secara nasional, masing-masing tercatat sebesar 65,43 persen dan 75,02 persen.

Kendati tingkat inklusi keuangan Sulut telah tinggi, peningkatan pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan tetap menjadi pekerjaan bersama.