Jadi Ikon Kota Manado, BPJN Sulut Bakal Tambah Fasilitas di Jembatan Soekarno

oleh
Jembatan Ir Soekarno telah menjadi ikon Kota Manado sejak rampung dibangun tahun 2015 silam. (FOTO: Fernando Rumetor)

MANADO – Jembatan Ir Soekarno telah menjadi ikon Kota Manado sejak rampung dibangun pada tahun 2015 silam.

Jembatan satu ini pun menjadi salah satu destinasi masyarakat untuk melihat keindahan Kota Tinutuan dan teluk Manado.

Terkait hal itu, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XV Sulawesi Utara (Sulut) berencana melakukan berbagai perbaikan serta penambahan fasilitas Jembatan Ir Soekarno di tahun ini.

“Kami tahun 2023 ini ada rencana untuk perbaikan beberapa sensor yang rusak, juga ada penambahan sensor-sensor baru di Jembatan Soekarno,” kata Kepala BPJN Sulut, Hendro Satrio, Senin (13/3/2023).

Menurutnya, selain perbaikan sensor, BPJN Sulut juga akan menambahkan art lighting atau lampu warna-warni untuk mempercantik Jembatan kebangaan warga Manado ini.

“Juga kami lakukan pengecatan ulang, supaya Jembatan Soekarno bisa bagus lagi seperti dahulu saat diresmikan,” tutur Satrio.

Dikatakannya, anggaran untuk perbaikan dan penambahan fasilitas tersebut sekira Rp11,5 Miliar. “Karena ini merupakan ikon Kota Manado,” bebernya. 

Sekadar diketahui, pembangunan Jembatan Soekarno menelan biaya Rp300 Miliar dari APBN. (Fernando Rumetor)