MANADOBan merupakan komponen sangat penting pada sepeda motor, dimana ban merupakan penopang berat sepeda motor dan pengendara serta menyerap guncangan dari permukaan jalan sebelum diserap lagi oleh suspensi.

Namun terkadang para pengguna sepeda motor sering mengabaikan ban, padahal ban juga butuh perhatian agar kondisinya tetap prima dan kinerjanya tetap optimal.

Lantas, apa saja yang harus diperhatikan untuk merawat ban sepeda motor selain memperhatikan kondisi visual ban? salah satunya ialah tekanan udara atau sering disebut tekanan angin.

“Jika tekanan anginnya kurang atau berlebih, akan mempengaruhi performa motor secara keseluruhan,” kata Ridwan Suwandie, Technical Service Dept Head PT DAW.

Seiring waktu tekanan angin pada ban pasti berkurang, perubahan suhu dan bahkan bisa terjadi jika motor tidak digunakan dalam waktu lama. Semua fungsi tersebut tidak akan optimal jika tekanan ban tidak sesuai dengan standar. 

Sebagai contoh, jika tekanan ban terlalu tinggi dapat menurunkan daya cengkram ban ke jalan (luas bidang ban yang bersentuhan ke jalan lebih kecil), keausan ban tidak rata. 

Pada bagian tengah habis sebelum waktunya, menurunkan daya serap guncangan dari permukaan jalan (menurunkan tingkat kenyamanan dan keamanan berkendara). 

Jika ban sudah masuk usia pakai, akan mempercepat keretakan/pecah-pecah. Jika tekanan ban terlalu kecil, akibatnya menurunkan handling sepeda motor/menurunkan kemampuan mengendalikan/stabilitas kemudi saat bermanuver.

Hal tersebut membuat luas bidang ban yang bersentuhan ke jalan lebih banyak sehingga menurunkan kemudahan ban untuk menggelinding (terasa berat saat akselerasi).

“Selain itu, potensi pelek motor menerima benturan dari permukaan jalan lebih besar, dalam kondisi extreme pelek motor dapat berubah bentuk jika menerima benturan berlebih dari jalan,” bebernya.

Tekanan angin ban sesuai standar akan membuat ban lebih awet dan sepeda motor akan terasa nyaman digunakan. Karena itu, lakukan pemeriksaan dan penyetelan tekanan ban secara rutin sesuai standar. 

“Untuk mengetahui standar tekanan angin yang dianjurkan, pengendara bisa melihat di stiker yang tertempel pada sepeda motor. Gantilah ban sepeda motor jika kondisinya sudah mulai aus,” tutur Ridwan. (Fernando Rumetor)